Sunday, 26 November 2023

Latihan Soal dan Jawaban Penilaian Akhir Semester Ganjil Prakarya Kelas 8

Mapel Prakarya, seperti yang kita ketahui bersama bahwa Mata pelajaran Prakarya bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri siswa melalui beberapa produk yang dihasilkan sendiri atau kelompok dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar maupun di sekolah. Prakarya juga merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan berbagai bidang ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan suatu masalah praktis yang secara langsung dapat mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari. Dengan demikian, maka dalam mempelajari mata pelajaran prakarya tentunya pasti akan sangat penting untuk menambah atau memperluas wawasan dalam berkreasi dalam kehidupan sehari-hari.

Sesuai dengan judul postingan ini maka kami akan menyajikan berbagai macam soal dan jawaban untuk menambah wawasan dalam mengerjakan soal ujian yang diadakan di sekolah masing-masing.

Latihan Soal Prakarya Kelas 8 Semester Ganjil :
1. Tas, sepatu, jaket, dan dompet termasuk hasil kerajinan berbahan lunak alami yang berasal dari .....
A. Serat alam
B. Lilin
C. Tanah liat
D. Polimer clay

2. Ciri dari tanah liat adalah .....
A. Harganya murah
B. Bentuknya bagus
C. Mudah didapat
D. Mudah dibentuk

3. Berikut contoh kerajinan dari bahan lunak kecuali .....
A. Tanah liat
B. Kulit
C. Sedotan
D. Lilin

4. Pembuatan kerajinan dilakukan secara terus-menerus berdasar kecakapan teknik disebut dengan .....
A. Prinsip keterampilan teknik
B. Prinsip keterampilan tangan
C. Prinsip tradisional
D. Benda hias

5. Fungsi produk kerajinan bahan lunak yaitu .....
A. Karya kerajinan sebagai benda pakai
B. Karya kerajinan sebagai benda hias
C. Karya kerajinan sebagai pajangan
D. Karya kerajinan sebagai benda pakai dan benda hias

6. Berikut aneka produk kerajinan dari bahan lunak yaitu, kecuali .....
A. Kerajinan tanah liat
B. Kerajinan serat alam
C. Kerajinan kulit binatang
D. Kerajinan keramik

7. Pada zaman prasejarah teknologi informasi dan komunikasi manusia berfungsi untuk
A. Berkomunikasi dengan manusia lainnya
B. Pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal
C. Menyatakan perasaan mereka akan suatu hal
D. Wujud rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa

8. Pada zaman sejarah, alat pemberi tanda peringatan terhadap adanya bahaya berupa .....
A. Bunyi terompet
B. Bunyi Gendang
C. Isyarat asap
D. Suara manausia

9. Bangsa yang pertama kali mengenal tulisan dengan simbol-simbol piktografi adalah .....
A. Bangsa Sumeria
B. Bangsa Mesir
C. Bangsa Cina
D. Bangsa Melayu

10. Perhatikan ciri-ciri alat komunikasi berikut .....
  • Biasanya dibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu shalat atau sembahyang
  • Terbuat dari sepotong batang kayu besar dengan bagian tengah yang berlubang berbentuk tabung besar
  • Ujung batang ditutup dengan kulit binatang sebagai membran atau selaput gendang
  • Menimbulkan suara berat dan bernada khas saat ditabuh
Alat komunikasi yang disebutkan di atas dikenal sebagai .....
A. Kentongan
B. Bedug
C. Lonceng
D. Terompet

11. Piagam atau dokumen yang ditulis pada bahan yang keras dan tahan lama biasanya berupa sebuah batu yang berpenampang agak lebar dikenal dengan .....
A. Prasati
B. Menhir
C. Dolmen
D. Punden

12. Peralatan komunikasi yang digunakan untuk mengirim dokumen dengan menggunakan suatu perangkat yang mampu beroperasi malalui jaringan telepon dengan hasil yang sangat serupa dengan aslinya adalah.....
A. email
B. faxsimile
C. telepon
D. handphone

13. Hewan yang membantu manusia dalam sistem komunaksi tradisional untuk mengantarkan surat atau pesan tertentu dari satu tempat ke tempat yang lain adalah.....
A. Burung Merpati
B. Kuda
C. Burung Kakaktua
D. Burung Elang

14. Penjinakan hewan dari kehidupan liar ke dalam lingkungan kehidupan sehari-hari manusia dikenal dengan sebutan .....
A. Intensifikasi
B. Domestifikasi
C. Evolusi
D. Ekstensifikasi

15. Hewan sebagai ternak kesayangan diambil untuk dipelihara karena beberapa hal berikut ini, kecuali.....
A. memiliki suara yang unik
B. dapat dijadikan sebagai bahan baku industri
C. perilaku yang lucu
D. memiliki bulu yang halus dan lembut

16. Jenis bangsa kelinci yang dipandang bagus sebagai pengasil bulu yang baik adalah.....
A. Angora
B. Rex
C. Himalaya
D. Semua benar

17. Bibit kelinci yang baik untuk dipelihara adalah berusia .....
A. di bawah 20 hari
B. di atas 30 hari
C. di atas 35 hari
D. di atas 100 hari

18. Berikut ini salah satu ciri dari bakalan kenari yang berkualitas baik, kecuali .....
A. mata besar dan terlihat melotot
B. paruh yang berpangkal lurus
C. lubang hidup yang dekat mata
D. sayap yang mengepit dan mencengkeram kuat

19. Berikut ini merupakan pernyataan yang benar tentang pakan ternak yang baik adalah.....
A. manajemen pakan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ternak
B. pakan dapat diberikan tanpa perkiraan
C. nutrisi pakan harus diperhatikan secara seimbang agar efisien dan sesuai dengan kebutuhan ternak
D. pakan yang paling baik adalah pakan buatan

20. Pembersihan kandang untuk budi daya ternak kesayangan untuk menjaga kelembapan sebaiknya dilakukan minimal .....
A. seminggu sekali
B. dua minggu sekali sekali
C. tiga minggu sekali
D. sebulan

21. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan sehubungan dengan masalah kesehatan ternak, kecuali.....
A. lahan untuk kandang harus bebas dari penyakit menular
B. struktur kandung harus kuat, aman dan nyaman
C. penyemprotan disinfektan dan penyucian secara rutin
D. vaksinasi jika ada ternak yang terinfeksi

22. Perhatikan hal-hal berikut ini :
  • Menentukan jenis ternak kesayangan yang akan dibudidayakan
  • Menentukan dan mempeersiapkan kandang yang akan digunakan untuk budi daya ternak kesayangan
  • Menentukan jadwal kegiatan budi daya
  • Menyiapkan kebutuhan sarana, alat dan bahan
  • Menentukan tugas individu
Dalam budi daya ternak, proses-proses di atas termasuk dalam tahapan .....
A. perencanaan
B. persiapan
C. proses budi daya
D. evaluasi

23. Berikut ini termasuk peranan air dalam budi daya ternak, kecuali .....
A. air sangat diperlukan dalam melancarkan makanan dan saluran pencernaan
B. pemberian air harus memenuhi persyaratan tertentu agar ternak dapat tumbuh dengan baik
C. pemberian air sebaiknya diberikan terbatas tiga hari sekali
D. Pemberian air sebaiknya diberikan tidak terbatas

24. Syarat dari kerajinan berbahan lunak yang mampu memberikan kenyamanan konsumen, kecuali .....
A. Utility
B. Comfortable
C. Rapidity
D. Safety

25. Salah satu perbedaan polymer clay dan plastisin adalah .....
A. Dalam proses pengeringan polymer clay tetap melunak sedangkan plastisin akan mengeras
B. Polymer clay mengandung minyak sedangkan plastisin tidak mengandung minyak
C. Polymer clay tidak mengandung minyak sedangkan plastisin mengandung minyak
D. Plastisisn memiliki warna yang lebih alami dari pada polymer clay

26. Perhatikan ciri-ciri bahan lunak berikut ini :
  • memiliki struktur cair, dan jika mengering akan mengeras
  • dapat dibentukketika setengah mengeras
  • dibuat dengan cara dicetak/dicor
  • campuran bahan adalah katalis
  • pewarnaan dilakukan saat masih keadaan cair maupun saat bahan mengeing
  • bersifat tahan lama dan kuat. Wujudnya bening sebening kaca atau air, sehingga dapat dibentuk kerajinan yang menyerupai air.
Bahan lunak yang disebutkan melalui ciri-ciri di atas adalah .....
A. polymer clay
B. fiberglass
C. paraffin
D. gips

27. Benda kerajinan harus mengutamakan nilai praktis, yaitu dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. Hal ini sesui dengan prinsip .....
A. kegunaan
B. kenyamanan
C. keluwesan
D. keamanan

28. Teknik pembentukan badan keramik secara manual dengan cara tanah liat dipijit tekan dari bentuk bola menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan dikenal dengan teknik .....
A. pinch
B. coil
C. slab
D. cetak

29. Perubahan yang terjadi sebagai dampak berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi adalah sebagai berikut, kecuali .....
A. dunia bisnis semakin efisien dengan penggunaan perangkat lunak pengolah kata dan pengolah angka
B. dunia pendidikan semakin berkembang berbasiskan teknologi informasi
C. manusia semakin terbelakang dan terhambat pemikirannya
D. pemecahan masalah bagi para ilmuwan dengan memanfaatkan teknolgi informasi

30. Alat komunikasi tradisional khas Indonesia yang berguna untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa telah atau akan terjadi sesuatu dengan tanda atau kode yang berbeda-beda adalah .....
A. kendang
B. lonceng
C. terompet
D. kentongan

31. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi bunyi terompet sebagai alat komunikasi tradisional manusia zaman dahulu adalah .....
A. menandai perintah pada masa perang
B. menandai dimulainya atau berakhirnya kegiatan-kegiatan tertentu
C. menandai pergerakan pasukan perang
D. mengirimkan pesan rahasia

32. Hewan peliharaan memerlukan kandang yang baik agar dapat hidup sehat. Salah satu syarat kandang yang sehat, yaitu .....
A. pertukaran udara di dalam kandang lancar
B. lantai kandang dibuat lembab dan basah
C. sinar matahari tidak dapat masuk ke dalam kandang
D. atapnya berlubang-lubang

33. Organ tumbuhan yang mengalami perubahan ukuran dan bentuk (pembengkakan) sebagai perubahan fungsinya merupakan definisi .....
A. serealia
B. kacang-kacangan
C. umbi-umbian
D. sayuran

34. Berikut ini yang bukan merupakan contoh tumbuhan serealia adalah .....
A. Jagung
B. Kedelai
C. Padi
D. Gandum

35. Menggoreng yang dilakukan dengan medium minyak goreng banyak adalah .....
A. deep frying
B. frying
C. pan frying
D. shallow frying

36. Yang termasuk dalam teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking) antara lain : sauteing, baking, grilling, pada kata yang berwarna memiliki arti .....
A. menumis, membakar, memanggang
B. menumis, mengasapan, memanggang
C. menumis, memanggang, membakar
D. menumis, memanggang, mengasapan

37. Perhatikan narasi berikut!
Risma membeli oleh-oleh khas Bandung berupa Brownies kukus. Ia mengamati bungkus brownies yang terbuat dari kardus berwarna-warni dan membaca beberapa informasi didalamnya.
Bungkus Brownies yang dibeli Risma berdasarkan cerita di atas merupakan salah satu bentuk penyajian dan kemasan sebuah hasil olahan berupa .....
A. Kemasan tradisional
B. Kemasan modern
C. Penyajian modern
D. Kemasan modifikasi

38. Produk bahan olahan setengah jadi dari beras, antara lain .....
A. rengginang, peyek, dan meizena
B. tepung, bihun, dan rengginang
C. tepung moka, gablek tiwul, dan bihun
D. aneka pasta, kerupuk bawang dan tepung

39. Pengolahan produk setengah jadi merupakan .....
A. pengawetan hasil panen
B. cara membuat bahan menjadi enak
C. cara membuat tepung serealia
D. cara untuk mengurangi ketergantungan pangan

40. Produk pangan setengah jadi berbentuk pipih tebal dan tipis dari umbi antara lain .....
A. keripik tempe, keripik singkong, sawut/gaplek ubi jalar, gaplek ubi kayu
B. kerupuk gedar, rengginang, emping jagung
C. kerupuk bawang, bihun, mie
D. kerupuk gendar, rengginang, emping jagung, kerupuk bawang dan rengginang

41. Yang termasuk limbah organik lunak …
A. Kaca
B. Kaleng
C. Kotak kemasan
D. Logam

42. Proses pembuatan produk kerajinan harus selalu dijalankan sehingga dapat meminimalisir sampah yang dikenal dengan istilah …
A. Reuse
B. Reduce
C. Residu
D. Recycle

43. Jenis limbah yang terwujud padat sangat sulit untuk diuraikan atau tidak bisa membusuk dinamakan limbah …
A. Organik
B. Anorganik
C. Domestik
D. Industri

44. Yang termasuk makanan pokok dari jenis seleria adalah …
A. Sorgum
B. Ketela
C. Talas
D. Ubi jalar

45. Guna memperindah produk kerajinan botol plastik diberi warna dengan …
A. Cat air
B. Cat aklirik
C. Cat minyak
D. Cat interior

46. Pembungkus yang paling mudah untuk dibuat adalah ...
A. Kardus
B. Plastik
C. Kain perca
D. Keranjang

47. Merubah, menggayakan menambah atau menyederhanakan dibentuk dinamakan ...
A. Sketsa
B. Desain
C. Konstruksi
D. Modifikasi

48. Beras merupakan makanan pokok Indonesia bagan ...
A. Barat
B. Tengah
C. Timur
D. Tenggara

49. Limbah yang dihasilkan dari perusahaan pakaian adalah …
A. Kain tile
B. Kain kasa
C. Kain perca
D. Kain bekas
 
50. Tusuk jahitan tangan sebagai pengganti tusuk mesin jahit adalah ...
A. Jelujur
B. Tikam jejak
C. Renggang
D. Bolak balik

Demikian Latihan Soal dan Jawaban Penilaian Akhir Semester Ganjil Prakarya Kelas 8, semoga bermanfaat.

Saturday, 7 October 2023

Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Lunak.

toriq. Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Lunak.

1. Jenis Bahan Lunak
Jenis bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan kerajinan dibagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.

a. Bahan lunak alam
Bahan lunak alam merupakan bahan lunak yang digunakan untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alam, yaitu tarah liat, kulit, getah nyatu, flour clay, dan sebagainya.

b. Bahan lunak buatan
Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah dan dicampur dengan zat kimia tertentu sehingga menjadi lunak, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan banan yang digunakan. Contoh bahan lunak buatan, yaitu polymer clay, plastisin, gips, fiberglass, lilin dan parafin, sabun, dan sebagainya.

2. Ciri-Ciri Bahan Lunak
Setiap bahan lunak memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda. Berikut sifat dan karakteristik bahan lunak.

a. Bahan lunak alam
1) Tanah liat
Bahan lunak tanah liat adalah bahan yang cenderung sulit menyerap air, mempunyai tekstur tanah yang lengket bila basah, dan kuat jika menyatu dengan tanah lain. Wama dari tanah liat beragam, seperti cokelat muda, cokelat tua atau cokelat keabu-abuan, serta cokelat keputihan. Tanah liat menjadi mudah hancur jika mengalami pembakaran.

2) Kulit binatang dan tumbuhan
Wama dari bahan alami kulit binatang biasanya adalah hitam, putih, cokelat ataupun krem. Bahan alami kulit binatang harus dikeringkan terlebih dahulu agar tidak mudah rusak dan busuk. Bahan alami kulit tumbuhan berbentuk serat alam dan dapat digunakan dalam kondisi kering.

3) Getah nyatu
Wama dari getah nyatu merupakan putih sehingga bahan lunak ini mudah untuk diberi wama. Wama yang digunakan pada kerajinan dan bahan getah nyatu berasal dari pewarna alam. Oleh karena itu, wama yang muncul natural tidak secemerlang wama buatan. Cara membuat kreasi dari getah nyatu dengan dimasak terlebih dahulu agar lunak dan elastis. Namun, jangan sampai kelamaan. Karena, jika dipanaskan telalu lama akan mengeras.

4) Four cay
Flour clay adalah bahan lunak yang tidak tahan air dan jika terkena air akan mudah 'rusak. Four clay bersifat lentur dan mudah dibentuk seperti tanah liat. 

b. Bahan lunak buatan
Bahan lunak buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari bahan kimia dan paduannya, bukan asli dari alam, dan bertujuan untuk mendapatkan efek duplikasi bahan alam serta bersifat lunak.

Adapun bahan lunak buatan sebagai berikut:
1) Polimer clay dan plastisin
Polimer clay adalah clay yang terbuat dari gerabah, keramik batu, porselen, dan keramik. Proses pengeringannya dengan cara dioven. Polimer clay dan plastisin memiliki ciri-ciri yang serupa, memiliki aneka warna yang cerah, dan bertekstur padat lunak. Yang membedakan hanya pada polimer clay tidak mengandung minyak, sedangkan plastisin mengandung minyak. Pada saat pengeringan, polimer clay dapat mengeras sedangkan plastisin tetap seperti semula.

2) Kaca serat (fiberglass)
Kaca serat (fiberglass) adalah serat gelas berupa kaca cair yang ditarik menjadi serat tipis. Serat ini dapat dipintal menjadi benang atau ditenun menjadi kain. Kerajinan fiberglass membutuhkan beberapa campuran dalam proses pembuatannya. Campuran fiberglass terdiri atas cairan resin (minyak resin bahan dasarnya minyak bumi dan residu), katalis, matt atau serat fiber, poles atau sabun krim silikon untuk membuat cetakan, serta talk untuk memekatkan wama.

3) Lilin dan parafin
Lilin dan parafin berwujud padat, namun jika dipanaskan akan mencair. Pengolahan kerajinan dengan bahan lilin dan parafin dilakukan dengan cara cetak/cor.

4) Kerajinan gips
Gips merupakan bahan mineral tidak larut air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Secara umum, untuk membuat produk gips diperlukan cetakan. Bahan utama pembuatan cetakan adalah silicone rubber, tetapi yang paling gampang dan mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat. Gips memiliki sifat mudah pecah.

5) Sabun
Sabun berwujud padat sehingga dapat langsung diukir saat padat. Sabun dapat dihaluskan dan dibentuk seperti flour clay. Pewamaan sabun dilakukan dengan mempertahankan wama sabun atau dapat pula ditambah biang wama saat sabun dibuat adonan.

3. Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Fungsi produk kerajinan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi karya kerajinan sebagai benda pakai dan fungsi karya kerajinan sebagai benda hias.
a. Karya kerajinan sebagai benda pakal
Kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, dan pelengkap busana. Jenis ini lebih mengutamakan fungsi daripada keindahannya. Contoh karya kerajinan sebagai benda pakai, antara lain sandal, taplak, dan keranjang.

b. Karya kerajinan sebagai benda hias
Karya kerajinan sebagai benda hias meliputi segala bentuk kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk dipajang atau digunakan sebagai hiasan atau elemen estetis. Jenis ini lebih me- nonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan. Contoh karya kerajinan sebagai benda hias adalah lukisan.

4. Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Beberapa teknik dalam pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak sebagai berikut :
a. Teknik menenun
Menenun adalah proses pembuatan barang-barang tenun (kain) dari persilangan dua set benang dengan cara memasukkan benang pakan secara melintang pada benang-benang lungsin (benang lusi). Alat tenun dipakai untuk memegang helai-helai benang lungsin sementara benang pakan dimasukkan secara melintang di antara helai-helai benang lungsin. Kerajinan tenun tradisional Indonesia, antara lain lurik, tenun ikat, songket, dan geringsing.

b. Teknik mengukir
Teknik mengukir identik dengan kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. Pada umumnya, teknik mengukir diterapkan pada bahan kayu. Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran, antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh.

c. Teknik membordir atau menyulam
Bordir atau sulaman adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan-bahan lain dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, hiasan untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti potongan logam, mutiara, manik-manik, bulu burung, dan payet. Selain dijahit dengan tangan, sulaman biasanya menggunakan mesin jahit dan mesin bordir komputer. d. Teknik menganyam

Seni anyaman adalah proses menyilangkan bahan-bahan dari tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan satu rumpun yang kuat dan boleh digunakan. Bahan baku yang digunakan untuk membuat karya kerajinan dengan teknik menganyam berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, seperti rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang. dan eceng gondok. Misalnya produk kerajinan berupa keranjang, tikar, topi, dan tas. e. Teknik membentuk

Teknik membentuk biasanya digunakan untuk membuat karya kerajinan dari tanah liat Macam-macam teknik membentuk sebagai berikut.

1) Teknik coil (lilit pilin)
Teknik coil (pilin) merupakan teknik pembuatan keramik dengan cara membuat pilinan kecil menggunakan jari-jari dan telapak tangan sehingga membentuk pipa/tali-tali silindris dengan besar diameter dan panjang pilin sesuai yang dinginkan.

2) Teknik putar (throwing)
Teknik putar merupakan teknik pembentukan dengan alat putar sehingga menghasilkan bentuk simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Perajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para perajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong dan guci.

3) Teknik cetak
Ada dua teknik pembentukan karya kerajinan dari bahan lunak sebagai berikut :
a) Teknik sekali cetak (a cire perdue)
Teknik a cire perdue atau yang lebih dikenal dengan cetakan liin, merupakan teknik yang digunakan untuk membuat bentuk benda yang diinginkan dengan menggunakan lilin sebagai media cetak. Teknik ini menghasilkan produk sekali cetakan dan tidak dapat diperbanyak.

b) Teknik cetak berulang/setangkap (bivalve)
Teknik cetak berulang merupakan teknik mencetak yang dapat memproduksi karya dalam jumlah banyak dengan bentuk dan ukuran yang sama. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal seperti alat-alat rumah tangga berupa piring, cangkir, mangkok, dan gelas. Teknik bivalve digunakan untuk membuat bentuk benda menggunakan cetakan yang ditangkupkan. Biasanya cetakan tersebut terbuat dari batu ataupun kayu. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah gips.

Baca juga : Memahami Materi Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

TUGAS HARI INI
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
  1. Sebutkan beberapa jenis bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan!
  2. Apa yang kamu ketahui mengenai bahan lunak alami (organik) !
  3. Sebutkan beberapa contoh bahan lunak alami (organik) !
  4. Sebutkan kerajinan yang dibuat dengan bahan serat alam !
  5. Apa perbedaan fungsi produk kerajinan sebagai benda pakai dan benda hias ?

Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

toriq. Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Prinsip Kerajinan Bahan Lunak
Prinsip Dasar Kerajinan Bahan Lunak
Seperti pekerjaan kreatif pada umumnya, terdapat berbagai patokan, unsur, atau pijakan tertentu yang akan membuat kerajinan bahan lunak memiliki kualitas baik dan sesuai dengan tujuan pembuatannya. Hal itu disebut prinsip kerajinan bahan lunak yang di antaranya sebagai berikut:

Keterampilan tangan
Kerajinan bahan lunak seperti kerajinan tangan lainnya dibuat dengan menggunakan keterampilan tangan. Meskipun kerajinan bahan lunak diproduksi banyak, produk kerajinan masih tetap mengandalkan tangan manusia dan tidak bertumpu pada kekuatan mesin seperti produk industri. Oleh karena itu, keterampilan perajinnya masih berpengaruh besar pada kualitas akhir dari kerajinan dan menjadi prinsip penting yang harus diperhatikan.

Keterampilan teknik
Pembuatan benda-benda kerajinan dilakukan secara berulang-ulang dan didasari oleh keterampilan teknis. Dengan demikian, produk yang dihasilkan sudah tentu memiliki kekhasan tangan yang nampak dengan detail, rumit, dan hanya dapat dilakukan dengan teknik yang paling efektif dalam menciptakannya. Keterampilan teknik tersebut masih berkaitan erat dengan keterampilan tangan seseorang yang sudah memiliki jam terbang tinggi dalam keterampilan teknik khusus tersebut.

Kedaerahan/tradisional
Kerajinan merupakan benda-benda yang mempunyai nilai guna praktis, bersifat universal dan diproduksi secara banyak. Namun, kerajinan bahan lunak masih dibuat dengan keterampilan tangan dan keterampilan teknis sehingga masih akan dipengaruhi oleh budaya hingga adat istiadat setempat. Bahkan ketika kerajinan yang diproduksi bertema kontemporer atau modern, kebiasaan setempat akan tetap memengaruhinya, contohnya gantungan kunci yang dibuat di Bandung (daerah pegunungan) akan memiliki karakter berbeda dengan gantungan kunci yang diproduksi oleh para perajin di Bali (pesisir pantai).

Jenis Kerajinan Menurut Manfaatnya
Secara umum, jenis karya atau kerajinan bahan lunak dapat dipilah menurut manfaatnya, yaitu sebagai berikut :
Kelengkapan busana
Produk kerajinan yang terbuat dari bahan lunak dibuat dengan mempertimbangkan produk tersebut agar dapat mempercantik diri dalam penggunaannya seperti dalam penggunaan busana. Contohnya produk-produk aksesori diri seperti kalung, gelang, cincin, dan bros.

Kelengkapan suatu benda
Kerajinan bahan lunak yang difungsikan sebagai kelengkapan suatu benda, seperti contohnya, kotak tisu yang dilengkapi dengan hiasan keramik pada bagian muka. Apabila kotak tisu sudah tidak terpakai, keramik tersebut dapat dilepas dan dipasangkan kembali pada tisu yang lainnya.

Kelengkapan rumah/bangunan
Produk-produk kerajinan dapat digunakan sebagai pelengkap rumah/bangunan tertentu dengan tujuan mempercantik seperti air mancur berbentuk hewan yang disimpan pada taman- taman rumah/bangunan.

Kelengkapan untuk upacara adat
Banyaknya budaya dengan segala bentuk ritual atau upacara adat nusantara, tentu bervariasi pula kerajinan bahan lunak yang dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap dalam prosesi atau ritual upacaranya, contohnya penggunaan lilin yang banyak digunakan dalam ritual adat seantero nusantara.

Dengan dasar prinsip kebergunaan atau kebermanfaatan kerajinan bahan lunak di atas maka kerajinan bahan lunak dapat dikategorikan sebagai produk yang memiliki fungsi atau tujuan, yaitu sebagai berikut :
  1. Menambah keindahan, dengan keberadaan kerajinan bahan lunak maka dapat memperindah penampilan.
  2. Memberi penekanan atau ciri khas pada suatu benda yang didampingi dengan kerajinan bahan lunak.
  3. Produk kerajinan bahan lunak merupakan pertanda atau simbol suatu kepentingan.
  4. Kerajinan bahan lunak menjadi prasyarat pemakaian yang jika tidak digunakan maka tidak akan bermanfaat.
  5. Kerajinan bahan lunak dibuat khusus sesuai dengan benda aslinya (duplikasi) untuk alasan dan kebutuhan tertentu.
  6. Kerajinan bahan lunak merupakan salah satu karya seni yang mencerminkan ekspresi keberagaman budaya nusantara maka kerajinan bahan lunak merupakan bagian dari karya seni.
Baca juga : Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Lunak

KI KD Mapel Prakarya SMP Kelas 8 Semester Ganjil 2023 2024


  • 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
  • 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajan di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
  • 3.1 Memahami pengetahuan tentang jenis, sifat, karakter, dan teknik pengolahan bahan lunak (misalnya tanah liat, getah, lilin, clay polimer, clay tepung, plastisin, parafin, gips, dan lain-lain).
  • 4.1 Memilih jenis bahan dan teknik pengolahan bahan lunak yang sesuai dengan potensi daeran setempat (misalnya tanah liat, getah, lilin, clay polirner, clay tepung, plastisin, parafin, gips, dan lain-lain)
  • 3.2 Memahami pengetahuan tentang prinsip perancangan, pembuatan, dan penyajian produk kerajinan dari bahan tunak yang kreatif dan inovatif.
  • 4.2 Perancangan, pembuatan, dan penyajian produk kerajinan dari bahan lunak yang kreatif dan inovatif, sesuai dengan potensi daerah setempat (misalnya tanah liat, getah, lilin, clay polimer, clay tepung, plastisin, parafin, gips, dan lain-lain).
Tujuan Pembelajaran :
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat:
  1. mendeskripsikan pengertian kerajinan dari bahan lunak;
  2. memahami aneka produk, fungsi produk, estetika, dan ergonomis produk kerajinan bahan lunak:
  3. menjelaskan teknik pembuatan produk kerajinan bahan lunak;
  4. membuat kerajinan bahan lunak, seperti kerajinan tanah liat, clay tepung, dan kemasan untuk produk kerajinan dari bahan lunak.
Nilai Karakter :
Kreatif, Mandiri, Kerja Keras, Peduli Lingkungan