Saturday, 14 October 2023

 Sikap Mulia Terbiasa Berperilaku Jujur dan Menepati Janji dalam Kehidupan sehari-hari

@toriq.👌. Sikap Mulia Terbiasa Berperilaku Jujur dan Menepati Janji dalam Kehidupan sehari-hari. Sifat jujur dan menepati janji akan membuat hidup tenang dan bahagia. Sebaliknya, kebohongan dan ingkar janji membuat hidup sengsara, baik di dunia maupun akhirat. Berkata dusta dan ingkar janji merupakan perilaku tercela yang harus dijauhi. Sungguh, Allah Swt. akan membalas semua amal baik dan amal buruk di akhirat kelak dengan balasan seadil-adilnya.
toriq

Wahai anak saleh, ketahuilah bahwa kesempurnaan iman seseorang tercermin dari akhlaknya. Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Lihatlah di sekitar kita, banyak orang mengaku beriman tetapi buruk akhlaknya. Mereka mengaku beriman, tetapi masih terbiasa berkata dusta dan ingkar janji. Sungguh sangat disayangkan, seharusnya mereka menghiasi diri dengan sifat jujur dan menepati janji.

Sifat jujur dan menepati janji sangat dibutuhkan dalam pergaulan hidup sehari-hari. Seseorang yang memiliki sifat jujur akan memiliki banyak kawan. Mudah bergaul, dan dipercaya oleh orang lain. Kepercayaan dari orang lain merupakan modal utama meraih hidup bahagia. Tidak ada seorang pun yang mau ditipu dan diingkari janji. Seseorang disebut jujur apabila ada kesamaan antara perkataan dan perbuatan. Allah Swt. Maha Melihat dan Maha Mengetahui semua perbuatan dan isi hati hamba-Nya.

Menepati janji merupakan sifat orang beriman. Setiap janji adalah hutang, hutang harus ditunaikan. Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa salah satu tanda orang munafik adalah mengingkari janji. Orang munafik akan ditempatkan di neraka yang paling dasar. Tentu kamu tidak ingin dimasukkan ke dalam kategori orang munafik. Di akhirat kelak, Allah Swt. akan menempatkan orang munafik di dasar neraka.

Oleh karena itu, penting untuk diketahui dan diamalkan sifat jujur dan menepati janji dalam kehidupan sehari-hari. Kedua sifat mulia ini akan menjadikan hidup bahagia di dunia dan akhirat, serta memperoleh ridha Allah Swt.

Untuk Materi Persiapan Ujian PTS silahkan dipelajari Bab 1 sampai Bab 3 !

Berikut Soal Ulangan Harian 2 Mapel PAI Kelas 9 Semester 1 Tahun 2023 2024 kerjakan dengan sungguh-sungguh :
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين

Monday, 9 October 2023

Dengan Meyakini Kitab-Kitab Allah, Menjadi Generasi yang Cinta Al-Qur’an


Manusia adalah khalifah yang akan mengelola alam semesta ini. Allah Swt. telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, baik bentuk jasmani maupun rohani. Sadarkah kalian, bahwa manusia dikaruniai akal untuk berpikir dan juga diberi nafsu. Untuk menggunakan akal dan mengelola nafsu, manusia membutuhkan petunjuk dan pedoman agar dapat menjalani kehidupan di alam dunia dengan baik dan benar. Pedoman untuk mengatur kehidupan tersebut telah diberikan Allah Swt. berupa kitab suci.

Marilah kita renungkan sejenak, apa jadinya apabila kita menaiki kendaraan di jalan namun tidak memiliki tujuan yang jelas. Kita hanya naik tapi tidak tahu ke mana tujuannya. Tentu kita hanya akan menghambur-hamburkan bahan bakar dan mengganggu perjalanan pengguna jalan yang lain. Bahkan lama-kelamaan kita bisa tersesat. Demikian juga dengan kehidupan manusia di dunia ini. Jika hidup ini idak memiliki arah yang jelas dan benar, hanya akan menghabiskan usia tanpa memiliki manfaat dan kemudian tersesat. Jadi, hidup ini harus memiliki arah atau tujuan yang jelas dan benar. Lalu siapa yang mengetahui arah atau tujuan hidup yang benar itu? Tentu yang mengetahui secara pasi adalah Allah Swt. Tuhan yang menciptakan manusia.

Mahasuci Allah Swt yang tidak menghendaki manusia hidup dalam kesesatan. Oleh karena itu, Dia memberikan arah yang jelas dengan cahaya petunjukya. Allah Swt memberikan petunjuk mengenai tata cara mendekatkan diri kepada-Nya. Sehingga kelak di akhirat dapat bertemu dengan-Nya dalam keadaan menjadi hamba yang dikasihi-ya. Allah Swt menghendaki hidup kita ini saling membantu, saling membahagiakan, serta menanam berbagai amal kebaikan selama hidup di dunia. Sebaliknya, Allah Swt tidak menghendaki manusia saling menyengsarakan dan menyakii satu sama lain.

Manusia yang dapat menjalani hidupnya dengan benar dan terarah akan merasakan kebahagiaan dalam kehidupannya. Sebaliknya, mereka yang menjalani hidup tanpa aturan dan seenaknya sendiri tentu akan lebih sering mengalami masalah, kesulitan, dan kegelisahan. Orang yang idak pernah mengindahkan aturan juga bisa membuat orang lain di sekelilingnya merasa terganggu bahkan gelisah.

Jadi, petunjuk Allah Swt yang tertuang dalam kitab-kitab yang diturunkanNya merupakan panduan untuk kebahagiaan manusia di dunia sampai akhirat. Sekali lagi, kitab itu benar-benar berisi cara yang dapat membimbing kita untuk meraih kebahagiaan. Sungguh rugi manusia yang tidak pernah membaca, memahami, serta memegang teguh isi Kitab Suci itu, sungguh merugi.

Berikut Soal Ulangan Harian 2 Mapel PAI Kelas 8 Semester 1 Tahun 2023 2024 kerjakan dengan sungguh-sungguh :

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين

Saturday, 7 October 2023

Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Lunak.

toriq. Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Lunak.

1. Jenis Bahan Lunak
Jenis bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan kerajinan dibagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.

a. Bahan lunak alam
Bahan lunak alam merupakan bahan lunak yang digunakan untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alam, yaitu tarah liat, kulit, getah nyatu, flour clay, dan sebagainya.

b. Bahan lunak buatan
Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah dan dicampur dengan zat kimia tertentu sehingga menjadi lunak, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan banan yang digunakan. Contoh bahan lunak buatan, yaitu polymer clay, plastisin, gips, fiberglass, lilin dan parafin, sabun, dan sebagainya.

2. Ciri-Ciri Bahan Lunak
Setiap bahan lunak memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda. Berikut sifat dan karakteristik bahan lunak.

a. Bahan lunak alam
1) Tanah liat
Bahan lunak tanah liat adalah bahan yang cenderung sulit menyerap air, mempunyai tekstur tanah yang lengket bila basah, dan kuat jika menyatu dengan tanah lain. Wama dari tanah liat beragam, seperti cokelat muda, cokelat tua atau cokelat keabu-abuan, serta cokelat keputihan. Tanah liat menjadi mudah hancur jika mengalami pembakaran.

2) Kulit binatang dan tumbuhan
Wama dari bahan alami kulit binatang biasanya adalah hitam, putih, cokelat ataupun krem. Bahan alami kulit binatang harus dikeringkan terlebih dahulu agar tidak mudah rusak dan busuk. Bahan alami kulit tumbuhan berbentuk serat alam dan dapat digunakan dalam kondisi kering.

3) Getah nyatu
Wama dari getah nyatu merupakan putih sehingga bahan lunak ini mudah untuk diberi wama. Wama yang digunakan pada kerajinan dan bahan getah nyatu berasal dari pewarna alam. Oleh karena itu, wama yang muncul natural tidak secemerlang wama buatan. Cara membuat kreasi dari getah nyatu dengan dimasak terlebih dahulu agar lunak dan elastis. Namun, jangan sampai kelamaan. Karena, jika dipanaskan telalu lama akan mengeras.

4) Four cay
Flour clay adalah bahan lunak yang tidak tahan air dan jika terkena air akan mudah 'rusak. Four clay bersifat lentur dan mudah dibentuk seperti tanah liat. 

b. Bahan lunak buatan
Bahan lunak buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari bahan kimia dan paduannya, bukan asli dari alam, dan bertujuan untuk mendapatkan efek duplikasi bahan alam serta bersifat lunak.

Adapun bahan lunak buatan sebagai berikut:
1) Polimer clay dan plastisin
Polimer clay adalah clay yang terbuat dari gerabah, keramik batu, porselen, dan keramik. Proses pengeringannya dengan cara dioven. Polimer clay dan plastisin memiliki ciri-ciri yang serupa, memiliki aneka warna yang cerah, dan bertekstur padat lunak. Yang membedakan hanya pada polimer clay tidak mengandung minyak, sedangkan plastisin mengandung minyak. Pada saat pengeringan, polimer clay dapat mengeras sedangkan plastisin tetap seperti semula.

2) Kaca serat (fiberglass)
Kaca serat (fiberglass) adalah serat gelas berupa kaca cair yang ditarik menjadi serat tipis. Serat ini dapat dipintal menjadi benang atau ditenun menjadi kain. Kerajinan fiberglass membutuhkan beberapa campuran dalam proses pembuatannya. Campuran fiberglass terdiri atas cairan resin (minyak resin bahan dasarnya minyak bumi dan residu), katalis, matt atau serat fiber, poles atau sabun krim silikon untuk membuat cetakan, serta talk untuk memekatkan wama.

3) Lilin dan parafin
Lilin dan parafin berwujud padat, namun jika dipanaskan akan mencair. Pengolahan kerajinan dengan bahan lilin dan parafin dilakukan dengan cara cetak/cor.

4) Kerajinan gips
Gips merupakan bahan mineral tidak larut air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Secara umum, untuk membuat produk gips diperlukan cetakan. Bahan utama pembuatan cetakan adalah silicone rubber, tetapi yang paling gampang dan mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat. Gips memiliki sifat mudah pecah.

5) Sabun
Sabun berwujud padat sehingga dapat langsung diukir saat padat. Sabun dapat dihaluskan dan dibentuk seperti flour clay. Pewamaan sabun dilakukan dengan mempertahankan wama sabun atau dapat pula ditambah biang wama saat sabun dibuat adonan.

3. Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Fungsi produk kerajinan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi karya kerajinan sebagai benda pakai dan fungsi karya kerajinan sebagai benda hias.
a. Karya kerajinan sebagai benda pakal
Kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, dan pelengkap busana. Jenis ini lebih mengutamakan fungsi daripada keindahannya. Contoh karya kerajinan sebagai benda pakai, antara lain sandal, taplak, dan keranjang.

b. Karya kerajinan sebagai benda hias
Karya kerajinan sebagai benda hias meliputi segala bentuk kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk dipajang atau digunakan sebagai hiasan atau elemen estetis. Jenis ini lebih me- nonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan. Contoh karya kerajinan sebagai benda hias adalah lukisan.

4. Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Beberapa teknik dalam pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak sebagai berikut :
a. Teknik menenun
Menenun adalah proses pembuatan barang-barang tenun (kain) dari persilangan dua set benang dengan cara memasukkan benang pakan secara melintang pada benang-benang lungsin (benang lusi). Alat tenun dipakai untuk memegang helai-helai benang lungsin sementara benang pakan dimasukkan secara melintang di antara helai-helai benang lungsin. Kerajinan tenun tradisional Indonesia, antara lain lurik, tenun ikat, songket, dan geringsing.

b. Teknik mengukir
Teknik mengukir identik dengan kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. Pada umumnya, teknik mengukir diterapkan pada bahan kayu. Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran, antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh.

c. Teknik membordir atau menyulam
Bordir atau sulaman adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan-bahan lain dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, hiasan untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti potongan logam, mutiara, manik-manik, bulu burung, dan payet. Selain dijahit dengan tangan, sulaman biasanya menggunakan mesin jahit dan mesin bordir komputer. d. Teknik menganyam

Seni anyaman adalah proses menyilangkan bahan-bahan dari tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan satu rumpun yang kuat dan boleh digunakan. Bahan baku yang digunakan untuk membuat karya kerajinan dengan teknik menganyam berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, seperti rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang. dan eceng gondok. Misalnya produk kerajinan berupa keranjang, tikar, topi, dan tas. e. Teknik membentuk

Teknik membentuk biasanya digunakan untuk membuat karya kerajinan dari tanah liat Macam-macam teknik membentuk sebagai berikut.

1) Teknik coil (lilit pilin)
Teknik coil (pilin) merupakan teknik pembuatan keramik dengan cara membuat pilinan kecil menggunakan jari-jari dan telapak tangan sehingga membentuk pipa/tali-tali silindris dengan besar diameter dan panjang pilin sesuai yang dinginkan.

2) Teknik putar (throwing)
Teknik putar merupakan teknik pembentukan dengan alat putar sehingga menghasilkan bentuk simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Perajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para perajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong dan guci.

3) Teknik cetak
Ada dua teknik pembentukan karya kerajinan dari bahan lunak sebagai berikut :
a) Teknik sekali cetak (a cire perdue)
Teknik a cire perdue atau yang lebih dikenal dengan cetakan liin, merupakan teknik yang digunakan untuk membuat bentuk benda yang diinginkan dengan menggunakan lilin sebagai media cetak. Teknik ini menghasilkan produk sekali cetakan dan tidak dapat diperbanyak.

b) Teknik cetak berulang/setangkap (bivalve)
Teknik cetak berulang merupakan teknik mencetak yang dapat memproduksi karya dalam jumlah banyak dengan bentuk dan ukuran yang sama. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal seperti alat-alat rumah tangga berupa piring, cangkir, mangkok, dan gelas. Teknik bivalve digunakan untuk membuat bentuk benda menggunakan cetakan yang ditangkupkan. Biasanya cetakan tersebut terbuat dari batu ataupun kayu. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah gips.

Baca juga : Memahami Materi Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

TUGAS HARI INI
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
  1. Sebutkan beberapa jenis bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan!
  2. Apa yang kamu ketahui mengenai bahan lunak alami (organik) !
  3. Sebutkan beberapa contoh bahan lunak alami (organik) !
  4. Sebutkan kerajinan yang dibuat dengan bahan serat alam !
  5. Apa perbedaan fungsi produk kerajinan sebagai benda pakai dan benda hias ?

Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

toriq. Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Prinsip Kerajinan Bahan Lunak
Prinsip Dasar Kerajinan Bahan Lunak
Seperti pekerjaan kreatif pada umumnya, terdapat berbagai patokan, unsur, atau pijakan tertentu yang akan membuat kerajinan bahan lunak memiliki kualitas baik dan sesuai dengan tujuan pembuatannya. Hal itu disebut prinsip kerajinan bahan lunak yang di antaranya sebagai berikut:

Keterampilan tangan
Kerajinan bahan lunak seperti kerajinan tangan lainnya dibuat dengan menggunakan keterampilan tangan. Meskipun kerajinan bahan lunak diproduksi banyak, produk kerajinan masih tetap mengandalkan tangan manusia dan tidak bertumpu pada kekuatan mesin seperti produk industri. Oleh karena itu, keterampilan perajinnya masih berpengaruh besar pada kualitas akhir dari kerajinan dan menjadi prinsip penting yang harus diperhatikan.

Keterampilan teknik
Pembuatan benda-benda kerajinan dilakukan secara berulang-ulang dan didasari oleh keterampilan teknis. Dengan demikian, produk yang dihasilkan sudah tentu memiliki kekhasan tangan yang nampak dengan detail, rumit, dan hanya dapat dilakukan dengan teknik yang paling efektif dalam menciptakannya. Keterampilan teknik tersebut masih berkaitan erat dengan keterampilan tangan seseorang yang sudah memiliki jam terbang tinggi dalam keterampilan teknik khusus tersebut.

Kedaerahan/tradisional
Kerajinan merupakan benda-benda yang mempunyai nilai guna praktis, bersifat universal dan diproduksi secara banyak. Namun, kerajinan bahan lunak masih dibuat dengan keterampilan tangan dan keterampilan teknis sehingga masih akan dipengaruhi oleh budaya hingga adat istiadat setempat. Bahkan ketika kerajinan yang diproduksi bertema kontemporer atau modern, kebiasaan setempat akan tetap memengaruhinya, contohnya gantungan kunci yang dibuat di Bandung (daerah pegunungan) akan memiliki karakter berbeda dengan gantungan kunci yang diproduksi oleh para perajin di Bali (pesisir pantai).

Jenis Kerajinan Menurut Manfaatnya
Secara umum, jenis karya atau kerajinan bahan lunak dapat dipilah menurut manfaatnya, yaitu sebagai berikut :
Kelengkapan busana
Produk kerajinan yang terbuat dari bahan lunak dibuat dengan mempertimbangkan produk tersebut agar dapat mempercantik diri dalam penggunaannya seperti dalam penggunaan busana. Contohnya produk-produk aksesori diri seperti kalung, gelang, cincin, dan bros.

Kelengkapan suatu benda
Kerajinan bahan lunak yang difungsikan sebagai kelengkapan suatu benda, seperti contohnya, kotak tisu yang dilengkapi dengan hiasan keramik pada bagian muka. Apabila kotak tisu sudah tidak terpakai, keramik tersebut dapat dilepas dan dipasangkan kembali pada tisu yang lainnya.

Kelengkapan rumah/bangunan
Produk-produk kerajinan dapat digunakan sebagai pelengkap rumah/bangunan tertentu dengan tujuan mempercantik seperti air mancur berbentuk hewan yang disimpan pada taman- taman rumah/bangunan.

Kelengkapan untuk upacara adat
Banyaknya budaya dengan segala bentuk ritual atau upacara adat nusantara, tentu bervariasi pula kerajinan bahan lunak yang dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap dalam prosesi atau ritual upacaranya, contohnya penggunaan lilin yang banyak digunakan dalam ritual adat seantero nusantara.

Dengan dasar prinsip kebergunaan atau kebermanfaatan kerajinan bahan lunak di atas maka kerajinan bahan lunak dapat dikategorikan sebagai produk yang memiliki fungsi atau tujuan, yaitu sebagai berikut :
  1. Menambah keindahan, dengan keberadaan kerajinan bahan lunak maka dapat memperindah penampilan.
  2. Memberi penekanan atau ciri khas pada suatu benda yang didampingi dengan kerajinan bahan lunak.
  3. Produk kerajinan bahan lunak merupakan pertanda atau simbol suatu kepentingan.
  4. Kerajinan bahan lunak menjadi prasyarat pemakaian yang jika tidak digunakan maka tidak akan bermanfaat.
  5. Kerajinan bahan lunak dibuat khusus sesuai dengan benda aslinya (duplikasi) untuk alasan dan kebutuhan tertentu.
  6. Kerajinan bahan lunak merupakan salah satu karya seni yang mencerminkan ekspresi keberagaman budaya nusantara maka kerajinan bahan lunak merupakan bagian dari karya seni.
Baca juga : Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Lunak

KI KD Mapel Prakarya SMP Kelas 8 Semester Ganjil 2023 2024


  • 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
  • 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajan di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
  • 3.1 Memahami pengetahuan tentang jenis, sifat, karakter, dan teknik pengolahan bahan lunak (misalnya tanah liat, getah, lilin, clay polimer, clay tepung, plastisin, parafin, gips, dan lain-lain).
  • 4.1 Memilih jenis bahan dan teknik pengolahan bahan lunak yang sesuai dengan potensi daeran setempat (misalnya tanah liat, getah, lilin, clay polirner, clay tepung, plastisin, parafin, gips, dan lain-lain)
  • 3.2 Memahami pengetahuan tentang prinsip perancangan, pembuatan, dan penyajian produk kerajinan dari bahan tunak yang kreatif dan inovatif.
  • 4.2 Perancangan, pembuatan, dan penyajian produk kerajinan dari bahan lunak yang kreatif dan inovatif, sesuai dengan potensi daerah setempat (misalnya tanah liat, getah, lilin, clay polimer, clay tepung, plastisin, parafin, gips, dan lain-lain).
Tujuan Pembelajaran :
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat:
  1. mendeskripsikan pengertian kerajinan dari bahan lunak;
  2. memahami aneka produk, fungsi produk, estetika, dan ergonomis produk kerajinan bahan lunak:
  3. menjelaskan teknik pembuatan produk kerajinan bahan lunak;
  4. membuat kerajinan bahan lunak, seperti kerajinan tanah liat, clay tepung, dan kemasan untuk produk kerajinan dari bahan lunak.
Nilai Karakter :
Kreatif, Mandiri, Kerja Keras, Peduli Lingkungan



Nama-Nama Hari Akhir Atau Hari Kiamat beserta artinya


Hari kiamat memiliki banyak nama dalam Islam, yang masing-masing memiliki maknanya sendiri. Berikut adalah Ada beberapa nama hari Kiamat, sesuai dengan gambaran peristiwa itu, di antaranya:

1. Hari kiamat : يَوْم الْقِيَامَةِ
2. Hari akhir : يَوْمُ الآخِرْ
3. Hari yang menggemparkan : يَوْمُ اْلقَارِعَة
4. Hari bencana agung : يَوْمُ التَّامَّة
5. Hari gempa bumi besar : يَوْمُ الرَّاجِفَة
6. Hari kegempaan : يَوْمُ الـزَّلْـزَلَة
7. Hari gempa besar : يَوْمُ السَّائِقَة
8. Hari sulit: يَوْمُ الْعَسِيْ
9. Hari yang ditetapkan : يَوْمُ السَّاعَة
10. Hari yang pasti berlaku يَوْمُ الوَاقِعَة :
11. Hari kepastian / Hari sebenamya يَوْمُ الحَاقَّة :
12. Hari ancaman يَوْمُ الوَعِيْد :
13. Hari ancaman : يَوْمُ الوَعِيْد
14. Hari kebangkitan : يَوْمُ النشور
15. Hari kebangkitan kembali : يَوْمُ الْبَعْث
16. Hari panggilan : يَوْمُ التَّنَاد
17. Hari pengumpulan : يَوْمُ الحَشْر
18. Hari pengumpulan : يَوْمُ التَّغَابُن
19. Hari pengumpulan : يَوْمُ الجَامِع
20. Hari perhitungan : يَوْمُ الْحِسَابِ
21. Hari pertimbangan : يَوْمُ المِـيْزَان
22. Hari dipertontonkannya amal perbuatan : يَوْمُ العَرْض
23. Hari keadilan : يَوْمُ العَدْل
24. Hari keputusan : يَوْمُ الفَصْل
25. Hari pemisahan : يَوْمُ الفَصْل
26. Hari pembalasan : يَوْمُ الغَاثِيَة
27. Hari pembalasan amal : يَوْمُ الجَزَاء
28. Hari pembalasan : يَوْمُ الدِّيْنِ
29. Hari kehinaan : يَوْمُ الخِزْي
30. Hari yang kekal : يَوْمُ الحُلْد
31. Hari yang tidak ada keraguan padanya : يَوْمٌ لا رَيْبَ فِيهِ
32. Hari yang tiada guna harta dan anak : يَوْمٌ لا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُوْن
33. Hari ketika seseorang tidak dapat menggantikan seseorang yang lain sedikitpun : يَوْماً لاَ تَجْرِي نَفْسٌ عَنْ نَفْسٍ شَيْئاً

Berikut masih ada beberapa nama lagi hari kiamat beserta artinya:

  • Yaumul Qiyamah (hari kiamat) adalah nama yang paling umum digunakan untuk menyebut hari kiamat. Nama ini berasal dari kata "qiyamah" yang berarti "bangkit".
  • Yaumul Ba'ats (hari kebangkitan) adalah nama yang mengacu pada peristiwa kebangkitan manusia dari alam kubur.
  • Yaumul Hisab (hari perhitungan) adalah nama yang mengacu pada peristiwa perhitungan amal manusia oleh Allah SWT.
  • Yaumul Mizan (hari penimbangan) adalah nama yang mengacu pada peristiwa penimbangan amal manusia di atas timbangan keadilan Allah SWT.
  • Yaumul Jaza' (hari pembalasan) adalah nama yang mengacu pada peristiwa pembalasan Allah SWT terhadap amal manusia, baik yang baik maupun yang buruk.
  • Yaumul Ghasyiyah (hari pembalasan) adalah nama yang mengacu pada peristiwa pembalasan Allah SWT terhadap orang-orang yang zalim.
  • Yaumul Haqqah (hari yang pasti) adalah nama yang mengacu pada peristiwa yang pasti terjadi, yaitu hari kiamat.
  • Yaumul Fashl (hari pemisahan) adalah nama yang mengacu pada peristiwa pemisahan antara orang-orang yang beriman dan orang-orang yang kafir.
  • Yaumul Zalzalah (hari guncangan) adalah nama yang mengacu pada peristiwa guncangan yang dahsyat yang akan terjadi pada hari kiamat.
  • Yaumul Waqi'ah (hari kejadian) adalah nama yang mengacu pada peristiwa yang akan terjadi pada hari kiamat.
  • Yaumul Qari'ah (hari keributan) adalah nama yang mengacu pada peristiwa keributan yang akan terjadi pada hari kiamat.
  • Yaumul Hasrah (hari penyesalan) adalah nama yang mengacu pada peristiwa penyesalan yang akan dialami oleh orang-orang yang tidak beriman.
  • Ath-Tammatul Kubra (bencana besar) adalah nama yang mengacu pada peristiwa dahsyat yang akan terjadi pada hari kiamat.
  • Ad-Darul Akhirah (negeri akhirat) adalah nama yang mengacu pada tempat tinggal manusia setelah hari kiamat.
  • As-Sa'ah (saat yang dekat) adalah nama yang mengacu pada peristiwa yang akan terjadi dalam waktu dekat, yaitu hari kiamat.
  • Yumut Tanad (hari saling memanggil) adalah nama yang mengacu pada peristiwa saling memanggil antara orang-orang yang beriman dan orang-orang yang kafir pada hari kiamat.
  • Darul Qarar (tempat kembali) adalah nama yang mengacu pada tempat kembali manusia setelah hari kiamat.
Dari sekian banyak nama hari kiamat tersebut, Yaumul Qiyamah adalah nama yang paling umum digunakan. Nama ini berasal dari kata "qiyamah" yang berarti "bangkit". Hari kiamat adalah hari di mana semua manusia akan dibangkitkan dari alam kubur untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya di hadapan Allah SWT.

Thursday, 5 October 2023

Materi PAI Kelas 9 Bab 1 Meyakini Hari Akhir Mengakhiri Kebiasaan Buruk

TORIQ. Diantara kita mungkin pemah mengalami atau melihat lewat media informasi adanya bencana alam seperti banjir yang dahsyat, gunung meletus, gempa bumi dan sebagainya. Di antaranya meletusnya gunung Semeru di Lumajang atau Malang, kecelakaan beruntun di jalan-jalan yang mungkin pernah kita lalui. Semua musibah itu terjadi di luar jangkauan akal dan kemampuan manusia untuk menghindarinya dan telah menelan harta dan jiwa yang tidak sedikit. Kejadian itu belumlah apa-apa jika dibandingkan dengan kejadian di hari akhir nanti. Lalu apakah hari Kiamat itu? Agar jelas, marilah kita pelajari bersama tentang hari akhir atau hari Kiamat.

Kompetensi Dasar :
  • 1.3 Beriman kepada hari Akhir.
  • 2.3 Menghayati perilaku mawas diri sebagai implementasi dari pemahaman iman kepada Hari Akhir.
  • 3.3 Memahami makna iman kepada Hari Akhir berdasarkan pengamatan terhadap dirinya, alam sekitar, dan makhluk ciptaan-Nya.
  • 4.3 Menyajikan dalil naqli yang menjelaskan gambaran kejadian hari Akhir.
Tujuan Pembelajaran :
  1. Menjelaskan pengertian hari kiamat.
  2. Menjelaskan peristiwa sesudah hari kiamat.
  3. Menjelaskan fungsi beriman kepada hari kiamat.
  4. Menjelaskan balasan amal yang baik dan amal yang buruk
  5. Menyebutkan, membaca dan menghafal QS. al-Haj: 7, ar-Rahman: 26-27, al-Zalzalah: 1-6, al-Anbiya': 47. al-Qari'ah:1-11. al-Ghasiyah : 1-2 
  6. Menjelaskan proses kejadian kiamat sughra dan kubra.
  7. Menunjukkan contoh termasuk kiamat sughra dan kiamat kubra.
  8. Menujukkan ayat al-Qur'an dan hadis berkaitan dengan peristiwa kiamat sughra dan kubra.
A. Pengertian Beriman Kepada Hari Akhir

Pada Kata Kiamat berasal dari bahasa Arab artinya bangkit dari kubur, bangkit dari mati, bangun dari kubur. Hari Kiamat berarti hari bangkitnya manusia dari kematian. Hari akhir atau hari Kiamat adalah hari berakhirnya seluruh proses kehidupan makhluk hidup di dunia atau hari hancumya bumi, langit dan seisinya. 

Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang kelima. Beriman kepada hari akhir (hari Kiamat) artinya meyakini dengan sepenuh hati bahwa hari Kiamat itu pasti datang yang ditandai dengan hancurnya alam semesta dan setelah mengalami kematian, seluruh umat manusia akan dibangkitkan dari alam kubur untuk menerima pengadilan dari Allah Swt. Hakim Yang Maha Adil.


B. Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Keadaan Ketika Hari Kiamat

Banyak ayat al-Qur'an dan hadis Rasulullah yang menerangkan tentang hari akhir atau hari Kiamat, di antaranya sebagai berikut:

1. Kiamat adalah hari dimana terjadi guncangan yang sangat dahsyat. Gambaran kedahsyatan hari Kiamat bisa menyebabkan wanita menyusui melalaikan anak yang disusuinya, ibu hamil pun melahirkan anaknya seketika. Semua manusia bingung seperti dilukiskan dalam Qur'an:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمۡۚ إِنَّ زَلۡزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَيۡءٌ عَظِيمٞ  ١ يَوۡمَ تَرَوۡنَهَا تَذۡهَلُ كُلُّ مُرۡضِعَةٍ عَمَّآ أَرۡضَعَتۡ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمۡلٍ حَمۡلَهَا وَتَرَى ٱلنَّاسَ سُكَٰرَىٰ وَمَا هُم بِسُكَٰرَىٰ وَلَٰكِنَّ عَذَابَ ٱللَّهِ شَدِيدٞ  ٢


Artinya: "Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari Kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya" (QS.AI- Hajj [22]:1-2)

3. Saat Kiamat, alam semesta menjadi kacau balau dan sangat mengerikan, matahari digulung, bintang berjatuhan dan gunung-gunung dihancurkan, sebagaimana dijelaskan dalam QS. at-Takwir ayat 1-14:

إِذَا ٱلشَّمۡسُ كُوِّرَتۡ  ١ وَإِذَا ٱلنُّجُومُ ٱنكَدَرَتۡ  ٢ وَإِذَا ٱلۡجِبَالُ سُيِّرَتۡ  ٣ وَإِذَا ٱلۡعِشَارُ عُطِّلَتۡ  ٤ وَإِذَا ٱلۡوُحُوشُ حُشِرَتۡ  ٥ وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ سُجِّرَتۡ  ٦ وَإِذَا ٱلنُّفُوسُ زُوِّجَتۡ  ٧ وَإِذَا ٱلۡمَوۡءُۥدَةُ سُئِلَتۡ  ٨ بِأَيِّ ذَنۢبٖ قُتِلَتۡ  ٩ وَإِذَا ٱلصُّحُفُ نُشِرَتۡ  ١٠ وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ كُشِطَتۡ  ١١ وَإِذَا ٱلۡجَحِيمُ سُعِّرَتۡ  ١٢ وَإِذَا ٱلۡجَنَّةُ أُزۡلِفَتۡ  ١٣ عَلِمَتۡ نَفۡسٞ مَّآ أَحۡضَرَتۡ  ١٤

Artinya :

  1. Apabila matahari digulung,
  2. dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
  3. dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
  4. dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)
  5. dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
  6. dan apabila lautan dijadikan meluap
  7. dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh)
  8. dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,
  9. karena dosa apakah dia dibunuh,
  10. dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka,
  11. dan apabila langit dilenyapkan,
  12. dan apabila neraka Jahim dinyalakan,
  13. dan apabila surga didekatkan,
  14. maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
(QS. at-Takwir ayat 1-14)

4. Pada hari Kiamat, keadaan manusia sangat kebingungan, ibarat anai-anai yang beterbangan dan keadaan gunung-gunung seperti bulu-bulu yang dihambur hamburkan.

Sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Qari'ah 1-5:

ٱلۡقَارِعَةُ  ١ مَا ٱلۡقَارِعَةُ  ٢ وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡقَارِعَةُ  ٣ يَوۡمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلۡفَرَاشِ ٱلۡمَبۡثُوثِ  ٤ وَتَكُونُ ٱلۡجِبَالُ كَٱلۡعِهۡنِ ٱلۡمَنفُوشِ  ٥


Artinya:" 1. hari kiamat, 2. Apakah hari kiamat itu? 3. tahukah kamu Apakah hari kiamat itu? 4. pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran, 5. dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan". (QS. Al-Qari'ah 1-5)

Postingan berikutnya : Nama-Nama Hari Akhir/Kiamat