Tuesday, 2 January 2024

Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9 Tahun 2023-2024 #freeDownload


Pada abad 21 ini kehidupan manusia semakin maju. Teknologi berkembang dengan sangat pesat. Kemajuan tersebut tentu berpengaruh terhadap perkembangan sosial, ekonomi, dan juga sistem pembelajaran. Cara orang bekerja dan belajar saat ini telah banyak menggunakan dukungan teknologi. Dengan dukungan teknologi pula, kita bisa berkomunikasi dengan semakin mudah, tidak terbatasi ruang dan waktu, berkomunikasi dengan siapa saja, kapan saja dan dari mana saja.

Tahukah kalian, mengapa hal tersebut terjadi? Hal ini terjadi berkat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilakukan manusia. Manusia telah diciptakanoleh Allah Swt. dalam bentuk yang sebaik-baiknya, dilengkapi dengan akal pikiran. Dengan akal yang diberikan Allah Swt. manusia mampu menguasai ilmu pengetahuan dan mengembangkan daya kreativitasnya untuk menjadikan kehidupan menjadi lebih mudah. Manusia sebagai makhluk yang berpikir, senantiasa memanfaatkan akal sebagai anugerah Allah Swt. untuk mendorong pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan.

Wahai generasi muslim, Allah Swt. Memerintahkan kepada kita untuk senantiasa mencari ilmu, baik ilmu-ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum. Dengan ilmu agama kita akan dapat memahami ajaran Islam yang bersumber dari AlQur’an dan as-Sunnah, sehingga dapat melaksanakan perintah-perintah Allah Swt. dan mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah saw. dengan benar.

Wednesday, 29 November 2023

Pembahasan Latihan Soal Bab. 5. Meneladani Produktivitas dalam Berkarya dan Semangat Literasi Masa Keemasan Islam Era Daulah Abbasiyah (750-1258 M)

Siswa yang budiman, pada bab ini kalian akan mempelajari pembahasan soal tentang Bayt alḤikmah sebagaimana yang ditampilkan dalam rubrik Mari Bertafakur. Kalian juga akan mempelajari latar belakang sejarah berdirinya Bayt al-Ḥikmah, yang meliputi sejarah Daulah Abbasiyah, para khalifah yang mendirikan dan mengambangkan Bayt al-Ḥikmah, serta perkembangan Bayt al-Ḥikmah itu sendiri. Kalian juga akan belajar tentang keindahan seni yang berkembang pada saat itu.

Pembahasan Latihan Soal 1 :
Pada masa Dinasti Abbasiyah, peradaban Arab-Islam mencapai kemajuan yang sangat gemilang di wilayah Timur. Pusat-pusat pengajaran didirikan, diantaranya Baitul Hikmah (gedung ilmu pengetahuan) sebuah lembaga ilmu pengetahuan yang diantaranya berfungsi untuk ...

Jawaban : 
Baitul Hikmah adalah sebuah lembaga ilmu pengetahuan yang didirikan pada masa Dinasti Abbasiyah. Lembaga ini berfungsi sebagai berikut:
Baitul Hikmah memiliki koleksi buku yang sangat besar, baik yang berasal dari Arab, Persia, India, maupun Yunani. Buku-buku ini disalin dan diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh para ulama dan ilmuwan Muslim.
Baitul Hikmah juga berfungsi sebagai lembaga pendidikan. Di sini, para pelajar dari berbagai penjuru dunia belajar berbagai ilmu pengetahuan, termasuk ilmu agama, ilmu filsafat, ilmu astronomi, dan ilmu matematika.
Baitul Hikmah juga berfungsi sebagai lembaga penerjemahan. Para ulama dan ilmuwan Muslim di sini menerjemahkan buku-buku dari berbagai bahasa ke dalam bahasa Arab. Terjemahan-terjemahan ini kemudian menjadi sumber pengetahuan bagi para ilmuwan Muslim untuk mengembangkan ilmu pengetahuan mereka.
Baitul Hikmah juga berfungsi sebagai lembaga penelitian. Para ilmuwan Muslim di sini melakukan penelitian di berbagai bidang ilmu pengetahuan. Penelitian-penelitian ini telah memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dunia.

Baitul Hikmah telah menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan yang paling penting dalam sejarah Islam. Lembaga ini telah berperan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan Islam dan dunia.
Berikut adalah beberapa tokoh ilmuwan Muslim yang berkarya di Baitul Hikmah:
Al-Khwarizmi (780-850 M)
Al-Battani (858-929 M)
Al-Biruni (973-1048 M)
Ibn Sina (980-1037 M)
Tokoh-tokoh ilmuwan Muslim ini telah memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan di berbagai bidang, termasuk astronomi, matematika, geografi, dan kedokteran.

Pembahasan Soal 2 :
Salah satu kebijakan penting Daulah Abbasiyah dalam pengembangan ilmu pengetahuan yaitu....

Jawaban :
Salah satu kebijakan penting Daulah Abbasiyah dalam pengembangan ilmu pengetahuan yaitu menggalang penerjemahan buku-buku ilmu pengetahuan dari bahasa asing ke bahasa Arab. Kebijakan ini dilakukan untuk memperkaya khazanah ilmu pengetahuan Islam dengan mentransfer ilmu pengetahuan dari peradaban lain, terutama Yunani dan India.

Kebijakan ini diprakarsai oleh Khalifah Harun al-Rasyid dan Al-Ma'mun. Al-Ma'mun bahkan mendirikan lembaga penerjemahan yang dikenal dengan nama Baitul Hikmah. Lembaga ini dihuni oleh para ulama dan ilmuwan Muslim yang ahli dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Kebijakan penerjemahan ini telah memberikan dampak yang sangat besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan Islam. Buku-buku dari berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti astronomi, matematika, filsafat, dan kedokteran, diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Terjemahan-terjemahan ini kemudian menjadi sumber pengetahuan bagi para ilmuwan Muslim untuk mengembangkan ilmu pengetahuan mereka.
Berikut adalah beberapa contoh buku yang diterjemahkan pada masa Daulah Abbasiyah:
Almagest karya Ptolemy (Yunani)
Siddhanta karya Aryabhata (India)
Euclides' Elements karya Euclid (Yunani)
Corpus Aristotelicum karya Aristoteles (Yunani)
Kebijakan penerjemahan ini telah membawa dampak yang sangat besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dunia. Ilmu pengetahuan Islam yang berkembang pesat pada masa Daulah Abbasiyah kemudian menyebar ke Eropa dan memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan di Eropa.

Pembahasan Soal 3 :
Pada masa Abbasiyah, ilmu pengetahuan Islam berkembang pesat. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari peran aktif Khalifah Harun ar-Rasyid yang diteruskan putranya yang bernama al-Ma'mun, pendiri lembaga ilmu pengetahuan yang dinamakan...

Jawaban :
Lembaga ilmu pengetahuan yang didirikan oleh Khalifah al-Ma'mun adalah Baitul Hikmah. Baitul Hikmah adalah lembaga penerjemahan, penelitian, dan pendidikan yang didirikan pada tahun 832 M di Baghdad, Irak. Lembaga ini didirikan untuk menerjemahkan karya-karya ilmiah dari bahasa Yunani, Persia, dan India ke dalam bahasa Arab. Selain itu, Baitul Hikmah juga menjadi pusat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, serta tempat pendidikan para ilmuwan dan cendekiawan.

Baitul Hikmah memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan Islam. Lembaga ini telah menerjemahkan ribuan karya ilmiah dari berbagai bidang, termasuk matematika, astronomi, kedokteran, filsafat, dan teologi. Terjemahan-terjemahan ini telah menjadi dasar bagi perkembangan ilmu pengetahuan Islam di masa selanjutnya.

Selain itu, Baitul Hikmah juga telah menghasilkan banyak ilmuwan dan cendekiawan yang berpengaruh, seperti Al-Kindi, Al-Farabi, dan Ibnu Sina. Ilmuwan-ilmuwan ini telah memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan Islam, baik di bidang teori maupun praktik.

Keberhasilan Baitul Hikmah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan Islam telah menjadikannya sebagai salah satu lembaga ilmu pengetahuan paling penting dalam sejarah Islam. Lembaga ini telah menjadi simbol dari kebangkitan ilmu pengetahuan Islam pada masa Abbasiyah.

Pembahasan Soal 4 :
Berikut ini adalah tokoh cendikiawan muslim dalam bidang ilmu kalam pada masa Abbasiyah, yaitu ...

Jawaban :
Berikut ini adalah tokoh cendikiawan muslim dalam bidang ilmu kalam pada masa Abbasiyah, yaitu:Abu Hasan al-Asy'ari (873-935 M)

Abu Hasan al-Asy'ari adalah salah satu tokoh ilmu kalam paling berpengaruh dalam sejarah Islam. Ia lahir di Basra, Irak, pada tahun 873 M. Al-Asy'ari awalnya menganut paham Mu'tazilah, tetapi kemudian berpindah ke paham Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Al-Asy'ari telah menulis banyak karya dalam bidang ilmu kalam, termasuk Maqalat al-Islamiyyin, al-Ibanah, dan al-Luma'. Karya-karyanya ini telah menjadi rujukan bagi para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah dalam bidang ilmu kalam.Abd al-Manshur al-Maturidi (853-944 M)

Abd al-Manshur al-Maturidi adalah salah satu tokoh ilmu kalam yang juga berpengaruh dalam sejarah Islam. Ia lahir di Maturid, Uzbekistan, pada tahun 853 M. Al-Maturidi menganut paham Ahlus Sunnah wal Jamaah, dan pemikirannya memiliki kesamaan dengan pemikiran Abu Hasan al-Asy'ari.

Al-Maturidi telah menulis banyak karya dalam bidang ilmu kalam, termasuk Tafsir al-Maturidi, al-Aqa'id al-Maturidiyyah, dan al-Tawhid. Karya-karyanya ini telah menjadi rujukan bagi para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah dalam bidang ilmu kalam.

Selain Abu Hasan al-Asy'ari dan Abd al-Manshur al-Maturidi, masih banyak lagi tokoh cendikiawan muslim dalam bidang ilmu kalam pada masa Abbasiyah. Beberapa tokoh lainnya yang terkenal antara lain:
Al-Mu'alla b. al-Muthan'im (824-886 M)
Al-Jahiz (776-869 M)
Al-Qadi Abd al-Jabbar (889-940 M)
Al-Taftazani (1263-1320 M)

Para tokoh cendikiawan muslim ini telah memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan ilmu kalam di dunia Islam. Pemikiran mereka telah menjadi dasar bagi perkembangan ilmu kalam di masa selanjutnya.

Pembahasan Soal 5 :
Ilmu akhlaq dan tasawuf, yaitu ilmu tentang bagaimana berbuat baik dan menata hati dalam hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia terhadap dirinya sendiri, serta hubungan manusia dengan Tuhannya juga berkembang pesat pada masa Daulat Abbasiyah. Tokoh yang paling berpengaruh dalam bidang tersebut adalah...

Jawaban :
Tokoh yang paling berpengaruh dalam bidang ilmu akhlaq dan tasawuf pada masa Daulat Abbasiyah adalah Al-Ghazali (1058-1111 M). Ia lahir di Thus, Khurasan, Persia, dan wafat di Tus, Khurasan, Persia. Al-Ghazali adalah seorang ulama, sufi, dan filsuf muslim yang sangat berpengaruh.

Al-Ghazali telah menulis banyak karya dalam bidang ilmu akhlaq dan tasawuf, termasuk Ihya Ulum al-Din (Kebangkitan Ilmu-ilmu Agama), Mishkat al-Anwar (Cahaya Cahaya), dan Kimiya-i Saadah (Kimia Kebahagiaan). Karya-karyanya ini telah menjadi rujukan bagi para ulama dan sufi di seluruh dunia Islam.

Al-Ghazali menekankan pentingnya ilmu akhlaq dan tasawuf dalam kehidupan muslim. Ia berpendapat bahwa ilmu akhlaq mengajarkan bagaimana menjadi manusia yang baik, sedangkan ilmu tasawuf mengajarkan bagaimana mendekatkan diri kepada Allah.
Berikut ini adalah beberapa pemikiran Al-Ghazali dalam bidang ilmu akhlaq dan tasawuf:
Kesucian hati adalah syarat utama untuk mencapai kebahagiaan.
Amal saleh harus didasarkan pada niat yang ikhlas.
Hubungan manusia dengan Allah harus didasarkan pada cinta dan kasih sayang.
Pemikiran Al-Ghazali telah memberikan pengaruh yang besar terhadap perkembangan ilmu akhlaq dan tasawuf di dunia Islam. Pemikirannya masih relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan muslim di masa kini.

Selain Al-Ghazali, masih banyak lagi tokoh cendikiawan muslim yang berpengaruh dalam bidang ilmu akhlaq dan tasawuf pada masa Daulat Abbasiyah. 
Beberapa tokoh lainnya yang terkenal antara lain:
Junaid al-Baghdadi (830-910 M)
Abu Yazid al-Bustami (804-875 M)
Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah (1292-1350 M)
Imam al-Haddad (1646-1720 M)
Para tokoh cendikiawan muslim ini telah memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan ilmu akhlaq dan tasawuf di dunia Islam. Pemikiran mereka telah menjadi dasar bagi perkembangan ilmu akhlaq dan tasawuf di masa selanjutnya.

Saturday, 25 November 2023

Rangkuman Materi, Latihan Soal dan Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Semester Ganjil, Bab. 3. Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur

Rangkuman Materi, Latihan Soal dan Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Semester Ganjil, Bab. 3. Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur. Perilaku Amanah merupakan salah satu bentuk perilaku yang terpuji. Perilaku ini harus dimiliki oleh setiap orang yang ingin menjadi pribadi yang berintegritas. Integritas artinya perilaku konsisten atau istiqamah terus-menerus dalam kebaikan. Bagaimanakah sikap dan perilaku amanah itu? Marilah kita pelajari bersama.
Secara bahasa, amanah berasal dari kata dalam bahasa Arab amanatan yang berarti aman, tenteram, tenang, dan hilang rasa takut. Sementara dalam bahasa Indonesia amanah diartikan sebagai sesuatu yang dititipkan kepada orang lain, keamanan dan ketenteraman, dan dapat dipercaya.

Sedangkan secara istilah amanah berarti pemenuhan hak-hak oleh manusia, baik terhadap Allah Swt, orang lain maupun dirinya sendiri dan bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang diterimanya untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Allah berfirman dalam Q.S. an-Nisa'/4:58 tentang amanah sebagai berikut:

إِنَّ اللهَ يَأۡمُرُكُمۡ أَنْ تُؤَدُّواْ ٱلۡأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهۡلِهَا وَإِذَا حَكَمۡتُمْ بَيۡنَ ٱلنَّاسِ أَنْ تَحۡكُمُواْ بِٱلۡعَدۡلِۚ إِنَّ اللهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِۦٓۗ إِنَّ اللهَ كَانَ سَمِيْعًا بَصِيْرٗا ٥٨

Artinya: Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum diantara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat. (An-Nisa'/4:58)

2. Cakupan Perilaku Amanah
Berdasarkan pengertian amanah secara istilah tersebut terdapat tiga cakupan amanah, yaitu amanah terhadap Allah Swt, sesama manusia, dan diri sendiri.

a. Amanah Kepada Allah Swt
Kita harus bersikap amanah kepada Allah Ta'ala. Arti amanah di sini adalah menunaikan kepercayaan dari Allah untuk mengemban tugas-tugas agama yang menjadi tanggung jawab manusia. Seperti kamu ketahui Allah menurunkan agama ini dengan panduan sebuah Kitab al-Qur'an. Suatu ketika Allah menawarkan al-Qur'an itu kepada langit, bumi, dan gunung, namun semuanya tunduk dan menolak karena tidak mampu mengembannya. Kemudian tugas-tugas keagamaan itu ditawarkan kepada manusia. Manusiapun menerima tugas itu. Konsekuensinya adalah jika manusia memiliki sifat amanah dan mengemban tugas itu dengan baik, maka ia akan mendapatkan surga. Sebaliknya, jika mengkhianati amanat itu, manusia akan dimasukkan ke dalam neraka.

Amanat dari Allah meliputi tugas-tugas agama seperti ibadah mahdoh seperti shalat, puasa, dan haji. Amanah itu juga berupa ketentuan agama yang bersifat qoiru mahdoh atau ibadah yang bersifat umum tidak diatur dengan ketat oleh Allah. Di antara contohnya adalah mencari ilmu, bekerja, berbisnis, dan lain sebagainya yang diniatkan sebagai ibadah kepada Allah Swt. Manusia disebut melaksanakan amanah jika ia mampu menjalankan kewajiban beribadah kepada Allah Swt dan meniatkan semua aktivitasnya sebagai ibadah kepada-Nya.

b. Amanah kepada sesama manusia
Amanah kepada sesama manusia artinya kepercayaan yang diberikan oleh sesama manusia baik dalam bentuk materi, ataupun nonmateri. Amanah yang berbentuk materi misalnya menitipkan benda atau harta kepada seseorang, seperti menitip rumah ketika ditinggal mudik, memberi pinjaman, utang, atau lainnya. Orang yang diberi kepercayaan itu harus menjaga amanah yang diberikan orang lain. Jika ia meminjam, maka barang pinjamannya harus kembali tanpa rusak. Jika ia berutang, maka harus mengembalikan hutangnya sesuai jangka waktu yang diberikan.

Amanah yang berbentuk non-materi dapat berbentuk jabatan atau kepercayaan yang diberikan oleh orang kepada diri seseorang. Jabatan yang diterima seseorang pada dasarnya merupakan amanah yang harus ditunaikan. Seseorang yang mengemban jabatan tertentu, ia berkewajiban untuk memenuhi tugas dan tanggungjawab jabatan yang diembannya. Atas amanah itu, ia juga akan dimintai pertanggung jawaban, baik di dunia maupun di akhirat.

Sebagai contoh adalah amanah sebagai seorang ketua kelas. Seseorang yang diberi kepercayaan sebagai ketua kelas harus bisa menunaikannya dengan baik, seperti memimpin teman di kelasnya, menyampaikan aspirasi kepada guru, membagi tugas kebersihan kelas, dan lain-lain. Jabatan ketua kelas harus dilaksanakan sebaik-baiknya, sebab akan dimintai pertanggungjawaban.

Perhatikan pesan Allah dalam Surat An-Nisa Ayat 58 yang artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Dalam ayat ini Allah memerintahkan kita agar menunaikan amanah kepada mereka yang berhak. Dengan menunaikan amanah seperti itu berarti kita sudah bersikap amanah kepada sesama. Kita harus menjaga amanah dari Allah dan dari manusia serta tidak mengingkarinya. Perhatikanlah Surah al-Anfal ayat 27 sebagai berikut yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.

c. Amanah kepada diri sendiri
Amanah kepada diri sendiri adalah tanggung jawab terhadap segala nikmat yang ada dalam diri manusia yang berguna bagi dirinya. Misalnya anggota tubuh, kesempatan, kesehatan, ilmu, harta dan lain sebagainya. Semua nikmat itu harus dilihat sebagai titipan Allah untuk diri seseorang. Titipan ini harus dijaga dengan sebaik-baiknya sehingga memberikan manfaat bagi pemiliknya, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ فَالإِمَامُ . رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوْجِهَا وَهِيَ مَسْئُولَةٌ، وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ أَلَا فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ .

Dari Abdullah, Nabi saw bersabda: Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan ia pun akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya dan ia juga akan dimintai pertanggungjawabannya. Sungguh setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya.

B. Perilaku Jujur
Sekarang kita akan belajar tentang perilaku jujur. Tahukah kamu apakah perilaku jujur itu? Bagaimana pula perintah Allah terkait perilaku jujur? Marilah kita pelajari bersama.

1. Pengertian perilaku Jujur
Kata jujur secara bahasa, berarti lurus hati, tidak bohong, dan tidak curang. Dalam bahasa Arab jujur berasal dari kata siddiq, yang artinya berkata benar. Sedangkan secara istilah jujur adalah kesesuaian antara lahir dan batin, ucapan dan perbuatan, serta berita dan fakta.

Allah berfirman tentang sifat jujur dalam Q.S. at-Taubah/9:119 sebagai berikut.

يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِيْنَ (۱۱۹)

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar. (At-Taubah/9:119)

Dalam ayat yang lain Allah berfirman termaktub dalam Surah al-Ahzab (33) ayat 70, Allah memerintahkan kita untuk senantiasa berkata benar.

يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا (۷۰)

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.

Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam pun memerintahkan kita untuk bersikap jujur. Perhatikan hadis Rasulullah sallallahu alaihi wa slalam berikut ini. Dari Abu Hurairah r.a: "Sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda:

آيَة الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ

Artinya: "Tanda-tanda orang munafik ada tiga perkara, yaitu apabila berkata, dia berdusta, apabila berjanji, dia ingkari, dan apabila diberi kepercayaan, dia mengkhianatinya." (HR. Bukhari Muslim)

2. Pembagian Perilaku Jujur
Sikap jujur merupakan sikap hidup yang harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari oleh siapapun. Oleh karena itu, terdapat beribu contoh sikap jujur dalam kehidupan. Di antaranya sebagai berikut :

a. Jujur kepada diri sendiri.
Jujur kepada diri sendiri berarti bersikap benar kepada diri sendiri. Contoh sikap jujur kepada diri sendiri antara lain jujur saat menghadapi ujian. Orang yang jujur saat ujian tidak akan menyontek. la akan berusaha belajar sebaik mungkin dan mengerjakan ujian dengan baik. la tidak akan berlaku curang. Sikap seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter dini di masa yang akan datang.

b. Jujur kepada orang lain.
Jujur kepada orang lain artinya bersikap jujur saat kita berhubungan dengan orang lain atau mengemban amanat dari orang lain. Sikap jujur ini dapat kita temukan dalam kehidupan sehari- hari. Di antaranya contohnya adalah pedagang yang jujur akan selalu tepat saat menimbang dagangan.

Pedagang yang jujur tidak mengakali timbangan. Ia akan menimbang dengan benar. Pedagang yang jujur akan mendapat balasan surga. Sebaliknya pedagang yang curang akan mendapatkan balasan neraka. Perhatikanlah firman Allah dalam Surah al-Mutaffifin ayat 1-3 sebagai berikut, yang artinya: "Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)! (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan, dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi."

Contoh lain jujur kepada sesama adalah jujur ketika berjanji. Jujur ketika berjanji artinya berusaha untuk menunaikan dan menepatinya. Orang yang bersikap jujur kepada sesama akan dihargai dan dipercaya orang lain.

c. Jujur kepada Allah dan rasul-Nya.
Jujur kepada Allah dan rasul-Nya artinya berlaku benar dengan ucapan dan tindakan kita. di antara contoh sikap jujur kepada Allah dan rasul-Nya adalah berusaha tunduk dengan aturan Allah dan rasul-Nya. Kata Islam artinya tunduk mengikut, artinya tunduk mengikuti aturan Allah.

Jujur kepada Allah kita lakukan dengan senantiasa tunduk kepada perintah dan larangan Allah. Saat Allah memerintahkan kita salat, maka melaksanakan salat perbuatan jujur dan meninggalkan salat perbuatan tidak jujur. Allah melarang kita meminum minuman keras. Kalau kita menaati larangan itu, berarti kita jujur kepada Allah.

Apakah ada orang yang tidak jujur kepada Allah dan rasul-Nya? Ternyata ada. Hal ini dinyatakan Allah dalam Surah al-Baqarah ayat 8-9 sebagai berikut, yang artinya: Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.

Dalam ayat di atas kita mendapat informasi bahwa ada di antara manusia yang berkata kami beriman kepada Allah dan hari akhir, namun sebenarnya mereka tidak beriman. Mereka berdusta kepada Allah dan kaum muslimin dengan perkataan mereka itu. Mereka adalah orang yang menyatakan keimanannya namun tidak memenuhi kewajibannya sebagai orang yang beriman.

3. Bersikap jujur pada tempatnya.
Jujur itu baik. Seseorang yang jujur, ia akan memiliki sikap yang konsisten antara hati, perkataan dan perbuatan. Hatinya menghendaki keberhasilan belajar. la pun akan menyampaikan kepada orang tua dan guru bahwa ia akan selalu belajar dengan tekun dan bersungguh-sungguh. Ia juga membuktikannya dengan aktivitas belajar, baik selama proses maupun pada waktu penilaian.

Seseorang juga dikatakan jujur apabila ia menyampaikan berita yang benar dan sesuai dengan kenyataan. Seseorang yang berperilaku jujur akan memastikan kebenaran berita yang diperolehnya. sebelum menyampaikannya kepada orang lain. Demikian halnya dengan penyampaian berita di media sosial. Seseorang disebut sebagai orang yang jujur dalam bermedia sosial apabila ia cermat dalam menyebarkan berita, yaitu dengan hanya menyebarkan berita yang sudah terkonfirmasi kebenarannya.

Namun ada kalanya dalam keadaan tertentu, kita akan lebih baik jika menutup atau tidak mengatakan yang sebenarnya. Di antaranya jika kejujuran itu akan merusak silaturahmi dan hubungan antara dua orang atau membahayakan keselamatan orang lain. Dalam keadaan seperti ini tidak bersikap jujur dan terbuka akan membawa dampak yang lebih baik daripada jika kita jujur dan terbuka.

4. Manfaat Sikap Jujur dalam Kehidupan.
Sikap jujur membawa banyak manfaat bagi pelakunya. Di antara manfaat berlaku jujur adalah sikap jujur akan mendatangkan ketenangan dan keberkahan hidup. Selain itu sikap jujur akan membuat kita mendapatkan kepercayaan dan rasa hormat dari orang lain.

C. Membiasakan Berperilaku Amanah dan Jujur
Amanah dan jujur merupakan akhlak yang sangat penting dalam kehidupan. Kedua sikap ini menjadi perekat hubungan dengan sesama manusia dan dengan Allah ta'ala.

1. Sikap Amanah dan Jujur Pondasi Hubungan dengan Orang Lain
Sikap amanah dan jujur menjadi pondasi utama dalam bermuamalah atau hubungan antar sesama manusia. Hubungan sosial yang dibangun di atas nilai-nilai amanah dan kejujuran akan melahirkan kepercayaan terhadap sesama. Kehidupan bermasyarakat yang penuh dengan kepercayaan akan menghasilkan hubungan yang harmonis. Dan masyarakat yang harmonis dapat melahirkan berbagai kebaikan di antara mereka.

Amanah dan jujur memiliki hubungan yang sangat erat. Amanah adalah kepercayaan yang diberikan oleh pihak lain. Amanah tidak mungkin diberikan tanpa ada kepercayaan dari pihak yang memberi amanah. Allah Swt memberi amanah kepada manusia karena Allah Maha Mengetahui kemampuan manusia dalam menjalankan amanah. Dengan potensi yang Allah berikan, manusia seharusnya mampu menjalankan amanah itu. Kecuali orang-orang yang memang enggan melakukannya. Kepada mereka yang enggan, Allah Swt sudah menyiapkan balasan yang setimpal.

2. Melatih Perilaku Amanah dan Jujur
Berikut ini beberapa cara melatih diri agar bisa berperilaku amanah dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

a. Cara berperilaku amanah
  1. Meyakini bahwa amanah merupakan titipan belaka sehingga tidak mempunyai hak untuk memiliki
  2. Menyadari bahwa setiap amanah harus dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat
  3. Menjaga amanah yang diberikan sebaik-baiknya agar tidak rusak atau berkurang nilainya
  4. Melaksanakan amanah sebaik-baiknya sesuai dengan tujuan

b. Cara berperilaku jujur
  1. Meyakini bahwa Allah Maha Melihat, Maha mendengar, dan Maha Mengetahui terhadap segala yang dipikirkan, dikatakan, dan dilakukan oleh manusia
  2. Meyakini bahwa kejujuran dapat memunculkan kepercayaan dari orang lain
  3. Meyakini bahwa kejujuran akan membawa kepada kebaikan, baik kebaikan dunia maupun akhirat
  4. Terbiasa berkata benar, sesuai antara yang dipikirkan, yang dikatakan, dan yang dilakukan
  5. Menghindari perkataan bohong, walaupun hanya sebagai candaan.

D. Hikmah Sikap Amanah dan Jujur bagi Masa Depan Generasi Muda
Sikap amanah dan jujur memiliki hikmah yang teramat banyak. Manfaat tersebut berupa hikmah besar dalam hubungannya dengan Allah subhanahu wa ta'ala dan hikmah besar dalam hubungannya dengan diri sendiri dan orang lain.

1. Hikmah sikap amanah dan jujur dalam hubungan dengan Allah Ta'ala.
Sikap amanah dan jujur membawah hikmah besar dalam hubungan kita dengan Allah ta'ala. Orang yang amanah dan jujur dalam sikapnya kepada Allah maka akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang benar dan mendapat balasan surga. Sebaliknya, orang yang bersikap tidak jujur dan amanah akan dicatat sebagai pendusta dan masuk neraka.

Perhatikanlah hadis Rasulullah salllalahu alaihi wa sallam berikut ini.

Dari Abdullah r.a. dari Nabi saw. bersabda:

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصَّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُحُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

Artinya: "Hendaklah kamu semua bersikap jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan membimbing pada kebaikan, dan kebaikan itu akan membimbing ke surga, sesungguhnya jika seseorang yang senantiasa berlaku jujur hingga ia akan dicatat sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya kedustaan itu akan mengantarkan pada kejahatan, dan sesungguhnya kejahatan itu akan menggiring ke neraka. Dan sesungguhnya jika seseorang yang selalu berdusta sehingga akan dicatat baginya sebagai seorang pendusta." (HR. Bukhari)

2. Hikmah sikap amanah dan jujur dalam hubungan dengan sesama
Sikap amanah dan jujur juga membawa hikmah besar dalam hubungan dengan sesama. Orang yang amanah dan jujur akan dihormati dan disegani oleh orang lain. Ia akan dipercaya dan diterima. perkataan dan perbuatannya oleh masyarakat. Kepercayaan dan pengakuan tersebut akan membawal kebaikan untuk dirinya sendiri dan masyarakat.

3. Hikmah sikap amanah dan jujur terhadap diri sendiri
Sikap amanah dan jujur juga membawa hikmah bagi diri sendiri. sikap ini membawa ketenangan dalam jiwa seseorang. la akan selalu berkata dan berlaku benar. Dengan demikian, tidak ada kekhawatiran dalam dirinya karena ia senantiasa dalam kebenaran. Pada saat yang sama sikap ini menghindarkan seseorang dari pribadi yang munafik, bermuka ganda, dan tidak dapat dipercaya.

Dengan demikian secara ringkas, sikap amanah dan jujur akan membawa manfaat dan hikmah besar bagi pelakunya. Di antara hikmah sikap amanah dan jujur sebagai berikut :
1. Mendapatkan rida Allah ta'ala.
2. Tercatat di sisi Allah sebagai orang yang benar
3. Akan dimasukkan Allah dalam surga-Nya.
4. Mendapat kepercayaan, penghargaan, dan diterima oleh masyarakat.
5. Mendapatkan ketenangan dalam jiwa.

LATIHAN SOAL DAN KUNCI JAWABAN
1. Salah satu makna amanah dalam bahasa Indonesia adalah...
A. dapat dipercaya
B. sukses
C. berhasil
D. memenuhi

2. Allah memerintahkan kita menyampaikan amanah kepada yang berhak. Perintah itu Allah sampaikan dalam al-Qur'an Surah ...
A. al-Baqarah ayat 18
B. Ali Imran ayat 34
C. an-Nisa ayat 58
D. al-Hujurat ayat 3

3. Perilaku amanah merupakan salah satu bentuk perilaku...
A. terpuji
B. biasa saja
C. tercela
D. munafik

4. Ridwan berusaha memenuhi amanah yang Allah berikan kepada dirinya dengan giat melaksanakan shalat. Ridwan bersikap menjaga amanah kepada Allah yang berupa....
A. harta benda
B. kesehatan
C. jabatan
D. ketentuan agama

5. Allah hendak memberikan amanah kepada gunung namun gunung menolaknya karena khawatir tidak dapat memenuhinya. Amanah itu kemudian diberikan Allah dan diterima oleh...
A. malaikat
B. alam semesta
C. manusia
D. lautan

6. Kisah Allah menawarkan amanah kepada gunung, dan angkasa namun mereka keberatan diceritakan Allah dalam...
A. Al-Qur'an
B. hadis nabi
C. hadis qudsi
D. kisah Israiliat

7. Rahmat meminjam pensil kepada Andre. Sikap amanah yang ditunjukkan oleh Rahmat dalam hal pinjaman tersebut adalah...
A. Rahmat mengembalikan pinjamannya dengan baik
B. Rahmat menukar pensil yang dipinjamnya
C. Rahmat tidak mengembalikan pensil itu
D. Rahmat meminta pensil itu

8. Pak Budi mendapat amanah berupa kenaikan jabatan menjadi kepala cabang di kantornya. Amanah yang berupa jabatan dilaksanakan dengan cara....
A. menunaikan jabatan itu dengan penuh tanggung jawab
B. menggunakan jabatan untuk memperkaya anggota
C. menggunakan jabatan untuk memaksa bawahannya
D. menyerahkan jabatannya kepada orang yang lebih mampu melaksanakannya.

9. Kebalikan dari sikap amanah adalah sikap...
A. munafik
B. khianat
C. kafir
D. fasik

10. Yuni ingin menunaikan perintah Allah dalam Surah an-Nisa ayat 58. Perilaku yang sesuai dengan keinginan Yuni adalah....
A. Yuni melaksanakan salat dengan khusyu'
B. Yuni berlaku jujur kepada siapapun
C. Yuni membantu sesama
D. Yuni menunaikan amanah kepada yang berhak

11. Salah satu bentuk sikap amanah saat menetapkan hukum adalah dengan cara yang...
A. tegas
B. keras.
C. adil
D. tanpa belas kasihan

12. Contoh sikap jujur ditunjukkan oleh...
A. Indah berkata lapar saat ia memang lapar
B. Santi memberikan bantuan dengan uang sekolahnya
C. Dino selalu meminta uang kembalian untuk dirinya
D. Yanto menginginkan sepeda baru milik temannya

13. Seorang mukmin akan memilih untuk bersikap jujur meski dapat merugikan...
A. diri sendiri
B. orang lain
C. bangsa
D. negara

14. Orang yang selalu berkata dusta akan dicatat di sisi Allah sebagai...
A. pendosa
B. pendusta
C. ahli neraka
D. penghuni neraka

15. Hendaklah kamu bersikap jujur. Hal ini karena kejujuran akan membawa pada....
A. kebaikan
B. surga
C. pahala
D. neraka

16. Beramal dengan niat ingin dipuji orang lain menunjukkan sikap tidak ...... kepada Allah ta'ala.
A. adil
B. iman
C. takwa
D. jujur

17. Sikap jujur akan mendatangkan ketenteraman bagi kita. Hal ini karena kita berlaku....
A. sesuai kenyataan
B. sesuai ketentuan
C. sesuai keinginan
D. sesuai harapan

18. Orang yang selalu tidak jujur dengan perkataan akan terjerumus dalam sikap....
A. nifak
B. kufur
C. takwa
D. dzulm

19. Kejujuran akan menuntun kita pada kebenaran dan kebenaran akan menuntun kita menuju...
A. keberuntungan.
B. keindahan
C. persaudaraan
D. surga

20. Konsekuensi yang akan terjadi bagi orang jujur adalah...
A. dijauhi teman
B. dibenci orang lain
C. mendapat murka Allah Swt.
D. dihargai oleh orang lain

Demikian Rangkuman Materi, Latihan Soal dan Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Semester Ganjil, Bab. 3. Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur, semoga bermanfaat.

Monday, 9 October 2023

Dengan Meyakini Kitab-Kitab Allah, Menjadi Generasi yang Cinta Al-Qur’an


Manusia adalah khalifah yang akan mengelola alam semesta ini. Allah Swt. telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, baik bentuk jasmani maupun rohani. Sadarkah kalian, bahwa manusia dikaruniai akal untuk berpikir dan juga diberi nafsu. Untuk menggunakan akal dan mengelola nafsu, manusia membutuhkan petunjuk dan pedoman agar dapat menjalani kehidupan di alam dunia dengan baik dan benar. Pedoman untuk mengatur kehidupan tersebut telah diberikan Allah Swt. berupa kitab suci.

Marilah kita renungkan sejenak, apa jadinya apabila kita menaiki kendaraan di jalan namun tidak memiliki tujuan yang jelas. Kita hanya naik tapi tidak tahu ke mana tujuannya. Tentu kita hanya akan menghambur-hamburkan bahan bakar dan mengganggu perjalanan pengguna jalan yang lain. Bahkan lama-kelamaan kita bisa tersesat. Demikian juga dengan kehidupan manusia di dunia ini. Jika hidup ini idak memiliki arah yang jelas dan benar, hanya akan menghabiskan usia tanpa memiliki manfaat dan kemudian tersesat. Jadi, hidup ini harus memiliki arah atau tujuan yang jelas dan benar. Lalu siapa yang mengetahui arah atau tujuan hidup yang benar itu? Tentu yang mengetahui secara pasi adalah Allah Swt. Tuhan yang menciptakan manusia.

Mahasuci Allah Swt yang tidak menghendaki manusia hidup dalam kesesatan. Oleh karena itu, Dia memberikan arah yang jelas dengan cahaya petunjukya. Allah Swt memberikan petunjuk mengenai tata cara mendekatkan diri kepada-Nya. Sehingga kelak di akhirat dapat bertemu dengan-Nya dalam keadaan menjadi hamba yang dikasihi-ya. Allah Swt menghendaki hidup kita ini saling membantu, saling membahagiakan, serta menanam berbagai amal kebaikan selama hidup di dunia. Sebaliknya, Allah Swt tidak menghendaki manusia saling menyengsarakan dan menyakii satu sama lain.

Manusia yang dapat menjalani hidupnya dengan benar dan terarah akan merasakan kebahagiaan dalam kehidupannya. Sebaliknya, mereka yang menjalani hidup tanpa aturan dan seenaknya sendiri tentu akan lebih sering mengalami masalah, kesulitan, dan kegelisahan. Orang yang idak pernah mengindahkan aturan juga bisa membuat orang lain di sekelilingnya merasa terganggu bahkan gelisah.

Jadi, petunjuk Allah Swt yang tertuang dalam kitab-kitab yang diturunkanNya merupakan panduan untuk kebahagiaan manusia di dunia sampai akhirat. Sekali lagi, kitab itu benar-benar berisi cara yang dapat membimbing kita untuk meraih kebahagiaan. Sungguh rugi manusia yang tidak pernah membaca, memahami, serta memegang teguh isi Kitab Suci itu, sungguh merugi.

Berikut Soal Ulangan Harian 2 Mapel PAI Kelas 8 Semester 1 Tahun 2023 2024 kerjakan dengan sungguh-sungguh :

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين

Saturday, 7 October 2023

Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Lunak.

toriq. Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Lunak.

1. Jenis Bahan Lunak
Jenis bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan kerajinan dibagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.

a. Bahan lunak alam
Bahan lunak alam merupakan bahan lunak yang digunakan untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alam, yaitu tarah liat, kulit, getah nyatu, flour clay, dan sebagainya.

b. Bahan lunak buatan
Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah dan dicampur dengan zat kimia tertentu sehingga menjadi lunak, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan banan yang digunakan. Contoh bahan lunak buatan, yaitu polymer clay, plastisin, gips, fiberglass, lilin dan parafin, sabun, dan sebagainya.

2. Ciri-Ciri Bahan Lunak
Setiap bahan lunak memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda. Berikut sifat dan karakteristik bahan lunak.

a. Bahan lunak alam
1) Tanah liat
Bahan lunak tanah liat adalah bahan yang cenderung sulit menyerap air, mempunyai tekstur tanah yang lengket bila basah, dan kuat jika menyatu dengan tanah lain. Wama dari tanah liat beragam, seperti cokelat muda, cokelat tua atau cokelat keabu-abuan, serta cokelat keputihan. Tanah liat menjadi mudah hancur jika mengalami pembakaran.

2) Kulit binatang dan tumbuhan
Wama dari bahan alami kulit binatang biasanya adalah hitam, putih, cokelat ataupun krem. Bahan alami kulit binatang harus dikeringkan terlebih dahulu agar tidak mudah rusak dan busuk. Bahan alami kulit tumbuhan berbentuk serat alam dan dapat digunakan dalam kondisi kering.

3) Getah nyatu
Wama dari getah nyatu merupakan putih sehingga bahan lunak ini mudah untuk diberi wama. Wama yang digunakan pada kerajinan dan bahan getah nyatu berasal dari pewarna alam. Oleh karena itu, wama yang muncul natural tidak secemerlang wama buatan. Cara membuat kreasi dari getah nyatu dengan dimasak terlebih dahulu agar lunak dan elastis. Namun, jangan sampai kelamaan. Karena, jika dipanaskan telalu lama akan mengeras.

4) Four cay
Flour clay adalah bahan lunak yang tidak tahan air dan jika terkena air akan mudah 'rusak. Four clay bersifat lentur dan mudah dibentuk seperti tanah liat. 

b. Bahan lunak buatan
Bahan lunak buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari bahan kimia dan paduannya, bukan asli dari alam, dan bertujuan untuk mendapatkan efek duplikasi bahan alam serta bersifat lunak.

Adapun bahan lunak buatan sebagai berikut:
1) Polimer clay dan plastisin
Polimer clay adalah clay yang terbuat dari gerabah, keramik batu, porselen, dan keramik. Proses pengeringannya dengan cara dioven. Polimer clay dan plastisin memiliki ciri-ciri yang serupa, memiliki aneka warna yang cerah, dan bertekstur padat lunak. Yang membedakan hanya pada polimer clay tidak mengandung minyak, sedangkan plastisin mengandung minyak. Pada saat pengeringan, polimer clay dapat mengeras sedangkan plastisin tetap seperti semula.

2) Kaca serat (fiberglass)
Kaca serat (fiberglass) adalah serat gelas berupa kaca cair yang ditarik menjadi serat tipis. Serat ini dapat dipintal menjadi benang atau ditenun menjadi kain. Kerajinan fiberglass membutuhkan beberapa campuran dalam proses pembuatannya. Campuran fiberglass terdiri atas cairan resin (minyak resin bahan dasarnya minyak bumi dan residu), katalis, matt atau serat fiber, poles atau sabun krim silikon untuk membuat cetakan, serta talk untuk memekatkan wama.

3) Lilin dan parafin
Lilin dan parafin berwujud padat, namun jika dipanaskan akan mencair. Pengolahan kerajinan dengan bahan lilin dan parafin dilakukan dengan cara cetak/cor.

4) Kerajinan gips
Gips merupakan bahan mineral tidak larut air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Secara umum, untuk membuat produk gips diperlukan cetakan. Bahan utama pembuatan cetakan adalah silicone rubber, tetapi yang paling gampang dan mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat. Gips memiliki sifat mudah pecah.

5) Sabun
Sabun berwujud padat sehingga dapat langsung diukir saat padat. Sabun dapat dihaluskan dan dibentuk seperti flour clay. Pewamaan sabun dilakukan dengan mempertahankan wama sabun atau dapat pula ditambah biang wama saat sabun dibuat adonan.

3. Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Fungsi produk kerajinan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi karya kerajinan sebagai benda pakai dan fungsi karya kerajinan sebagai benda hias.
a. Karya kerajinan sebagai benda pakal
Kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, dan pelengkap busana. Jenis ini lebih mengutamakan fungsi daripada keindahannya. Contoh karya kerajinan sebagai benda pakai, antara lain sandal, taplak, dan keranjang.

b. Karya kerajinan sebagai benda hias
Karya kerajinan sebagai benda hias meliputi segala bentuk kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk dipajang atau digunakan sebagai hiasan atau elemen estetis. Jenis ini lebih me- nonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan. Contoh karya kerajinan sebagai benda hias adalah lukisan.

4. Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Beberapa teknik dalam pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak sebagai berikut :
a. Teknik menenun
Menenun adalah proses pembuatan barang-barang tenun (kain) dari persilangan dua set benang dengan cara memasukkan benang pakan secara melintang pada benang-benang lungsin (benang lusi). Alat tenun dipakai untuk memegang helai-helai benang lungsin sementara benang pakan dimasukkan secara melintang di antara helai-helai benang lungsin. Kerajinan tenun tradisional Indonesia, antara lain lurik, tenun ikat, songket, dan geringsing.

b. Teknik mengukir
Teknik mengukir identik dengan kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. Pada umumnya, teknik mengukir diterapkan pada bahan kayu. Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran, antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh.

c. Teknik membordir atau menyulam
Bordir atau sulaman adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan-bahan lain dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, hiasan untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti potongan logam, mutiara, manik-manik, bulu burung, dan payet. Selain dijahit dengan tangan, sulaman biasanya menggunakan mesin jahit dan mesin bordir komputer. d. Teknik menganyam

Seni anyaman adalah proses menyilangkan bahan-bahan dari tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan satu rumpun yang kuat dan boleh digunakan. Bahan baku yang digunakan untuk membuat karya kerajinan dengan teknik menganyam berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, seperti rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang. dan eceng gondok. Misalnya produk kerajinan berupa keranjang, tikar, topi, dan tas. e. Teknik membentuk

Teknik membentuk biasanya digunakan untuk membuat karya kerajinan dari tanah liat Macam-macam teknik membentuk sebagai berikut.

1) Teknik coil (lilit pilin)
Teknik coil (pilin) merupakan teknik pembuatan keramik dengan cara membuat pilinan kecil menggunakan jari-jari dan telapak tangan sehingga membentuk pipa/tali-tali silindris dengan besar diameter dan panjang pilin sesuai yang dinginkan.

2) Teknik putar (throwing)
Teknik putar merupakan teknik pembentukan dengan alat putar sehingga menghasilkan bentuk simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Perajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para perajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong dan guci.

3) Teknik cetak
Ada dua teknik pembentukan karya kerajinan dari bahan lunak sebagai berikut :
a) Teknik sekali cetak (a cire perdue)
Teknik a cire perdue atau yang lebih dikenal dengan cetakan liin, merupakan teknik yang digunakan untuk membuat bentuk benda yang diinginkan dengan menggunakan lilin sebagai media cetak. Teknik ini menghasilkan produk sekali cetakan dan tidak dapat diperbanyak.

b) Teknik cetak berulang/setangkap (bivalve)
Teknik cetak berulang merupakan teknik mencetak yang dapat memproduksi karya dalam jumlah banyak dengan bentuk dan ukuran yang sama. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal seperti alat-alat rumah tangga berupa piring, cangkir, mangkok, dan gelas. Teknik bivalve digunakan untuk membuat bentuk benda menggunakan cetakan yang ditangkupkan. Biasanya cetakan tersebut terbuat dari batu ataupun kayu. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah gips.

Baca juga : Memahami Materi Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

TUGAS HARI INI
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
  1. Sebutkan beberapa jenis bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan!
  2. Apa yang kamu ketahui mengenai bahan lunak alami (organik) !
  3. Sebutkan beberapa contoh bahan lunak alami (organik) !
  4. Sebutkan kerajinan yang dibuat dengan bahan serat alam !
  5. Apa perbedaan fungsi produk kerajinan sebagai benda pakai dan benda hias ?

Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

toriq. Prakarya Kelas 8 Semester 1 Memahami Materi Prinsip Kerajinan Bahan Lunak
Prinsip Dasar Kerajinan Bahan Lunak
Seperti pekerjaan kreatif pada umumnya, terdapat berbagai patokan, unsur, atau pijakan tertentu yang akan membuat kerajinan bahan lunak memiliki kualitas baik dan sesuai dengan tujuan pembuatannya. Hal itu disebut prinsip kerajinan bahan lunak yang di antaranya sebagai berikut:

Keterampilan tangan
Kerajinan bahan lunak seperti kerajinan tangan lainnya dibuat dengan menggunakan keterampilan tangan. Meskipun kerajinan bahan lunak diproduksi banyak, produk kerajinan masih tetap mengandalkan tangan manusia dan tidak bertumpu pada kekuatan mesin seperti produk industri. Oleh karena itu, keterampilan perajinnya masih berpengaruh besar pada kualitas akhir dari kerajinan dan menjadi prinsip penting yang harus diperhatikan.

Keterampilan teknik
Pembuatan benda-benda kerajinan dilakukan secara berulang-ulang dan didasari oleh keterampilan teknis. Dengan demikian, produk yang dihasilkan sudah tentu memiliki kekhasan tangan yang nampak dengan detail, rumit, dan hanya dapat dilakukan dengan teknik yang paling efektif dalam menciptakannya. Keterampilan teknik tersebut masih berkaitan erat dengan keterampilan tangan seseorang yang sudah memiliki jam terbang tinggi dalam keterampilan teknik khusus tersebut.

Kedaerahan/tradisional
Kerajinan merupakan benda-benda yang mempunyai nilai guna praktis, bersifat universal dan diproduksi secara banyak. Namun, kerajinan bahan lunak masih dibuat dengan keterampilan tangan dan keterampilan teknis sehingga masih akan dipengaruhi oleh budaya hingga adat istiadat setempat. Bahkan ketika kerajinan yang diproduksi bertema kontemporer atau modern, kebiasaan setempat akan tetap memengaruhinya, contohnya gantungan kunci yang dibuat di Bandung (daerah pegunungan) akan memiliki karakter berbeda dengan gantungan kunci yang diproduksi oleh para perajin di Bali (pesisir pantai).

Jenis Kerajinan Menurut Manfaatnya
Secara umum, jenis karya atau kerajinan bahan lunak dapat dipilah menurut manfaatnya, yaitu sebagai berikut :
Kelengkapan busana
Produk kerajinan yang terbuat dari bahan lunak dibuat dengan mempertimbangkan produk tersebut agar dapat mempercantik diri dalam penggunaannya seperti dalam penggunaan busana. Contohnya produk-produk aksesori diri seperti kalung, gelang, cincin, dan bros.

Kelengkapan suatu benda
Kerajinan bahan lunak yang difungsikan sebagai kelengkapan suatu benda, seperti contohnya, kotak tisu yang dilengkapi dengan hiasan keramik pada bagian muka. Apabila kotak tisu sudah tidak terpakai, keramik tersebut dapat dilepas dan dipasangkan kembali pada tisu yang lainnya.

Kelengkapan rumah/bangunan
Produk-produk kerajinan dapat digunakan sebagai pelengkap rumah/bangunan tertentu dengan tujuan mempercantik seperti air mancur berbentuk hewan yang disimpan pada taman- taman rumah/bangunan.

Kelengkapan untuk upacara adat
Banyaknya budaya dengan segala bentuk ritual atau upacara adat nusantara, tentu bervariasi pula kerajinan bahan lunak yang dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap dalam prosesi atau ritual upacaranya, contohnya penggunaan lilin yang banyak digunakan dalam ritual adat seantero nusantara.

Dengan dasar prinsip kebergunaan atau kebermanfaatan kerajinan bahan lunak di atas maka kerajinan bahan lunak dapat dikategorikan sebagai produk yang memiliki fungsi atau tujuan, yaitu sebagai berikut :
  1. Menambah keindahan, dengan keberadaan kerajinan bahan lunak maka dapat memperindah penampilan.
  2. Memberi penekanan atau ciri khas pada suatu benda yang didampingi dengan kerajinan bahan lunak.
  3. Produk kerajinan bahan lunak merupakan pertanda atau simbol suatu kepentingan.
  4. Kerajinan bahan lunak menjadi prasyarat pemakaian yang jika tidak digunakan maka tidak akan bermanfaat.
  5. Kerajinan bahan lunak dibuat khusus sesuai dengan benda aslinya (duplikasi) untuk alasan dan kebutuhan tertentu.
  6. Kerajinan bahan lunak merupakan salah satu karya seni yang mencerminkan ekspresi keberagaman budaya nusantara maka kerajinan bahan lunak merupakan bagian dari karya seni.
Baca juga : Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Lunak